DETAIL DOCUMENT
Kualitas Layanan Pembelajaran Online pada Masa Pandemi COVID-19 di Universitas Jenderal Soedirman
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
MURNIYATUN, Murniyatun
Subject
C716 Concept learning 
Datestamp
2021-08-30 03:57:17 
Abstract :
Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tertanggal 24 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) adalah dengan cara mengubah pola pembelajaran konvensional menjadi pembelajaran secara online. Pembelajaran online sangat membantu keberlangsungan pembelajaran di masa pandemi ini. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta paradigma keterbukaan (perangkat lunak dan materi ilmu pengetahuan) melahirkan dan meningkatkan perkembangan pembelajaran online. Kualitas layanan pembelajaran online yang baik akan berpengaruh terhadap kepuasan dan loyalitas pengguna. Implementasi pembelajaran online di Universitas Jenderal Soedirman mulai dilaksanakan pada Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 sampai dengan sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas layanan pembelajaran online menurut persepsi mahasiswa, perbedaan antara kinerja nyata dan harapan mahasiswa, serta mengetahui atribut yang dianggap lemah dalam layanan pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel secara proportionate stratified random sampling dengan close-ended questions (kuesioner tertutup) dengan skala Likert. Teori yang digunakan adalah Electronic Service Quality (E-S-QUAL) yang terdiri atas 7 (tujuh) dimensi yaitu efficiency, fulfillment, system availability, privacy, responsiveness, compensation dan contact. Data diolah menggunakan program SPSS Versi 20 dengan uji-T dan Importance Performance Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja layanan pembelajaran online di Universitas Jenderal Soedirman memperoleh penilaian ?baik? berdasarkan persepsi mahasiswa dengan rata-rata nilai 3,67. Penilaian tertinggi terdapat pada privacy (3,95), diikuti berturut-turut responsiveness (3,76), fulfillment (3,71), efficiency dan compensation dengan skor sama sebesar 3,67, contact (3,47) dan system availability (3,45). Kriteria penilaian kualitas sistem pembelajaran online berdasarkan persepsi mahasiswa termasuk kategori ?sedang? dengan skor rata-rata gap -0,73. Kualitas tertinggi terdapat pada privacy (-0,48), berturut-turut diikuti compensation (-0,65), fulfillment (-0,68), efficiency (-0,70), responsiveness (-0,71), system availability (-0,93) dan contact (-0,95). Hasil analisis kuadran menunjukkan bahwa atribut system availability berada pada kuadran B; atribut efficiency dan compensation berada pada kuadran A dan D; atribut fulfillment tersebar pada kuadran A, B, C dan D; atribut privacy berada pada kuadran B dan C; atribut responsiveness berada pada kuadran A dan B, sedangkan atribut contact tidak berada pada semua kuadran. Dimensi privacy menempati urutan pertama dari tingkat kesesuaian antara kinerja dengan harapan pengguna. Atribut yang perlu diperbaiki secara prioritas adalah infrastruktur, layanan bantuan teknik bagi mahasiswa dan dukungan tenaga administratif dalam menangani masalah dalam pembelajaran online serta jaminan kompensasi ketika layanan pembelajaran online bermasalah. 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman