Abstract :
Kesehatan bank akan mencerminkan bagaimana kinerja keuangan
perbankan. Perubahan penilaian kesehatan bank yaitu CAMELS menjadi RBBR(Risk Based Bank Rating) pada tahun 2011. RBBR menggunakan pendekatan resiko, untuk meminimalisir resiko yang di hadapi oleh perusahaan perbankan.AEC (Asean Economic Community) encourage liberalisasi dari arus barang, jasa
investasi dan tenaga kerja antar negara yang membuat arus persaingan yang sangat ketat. Untuk menghadapi harus persaingan yang sangat ketat diperlukan untuk menciptakan efficiency value added di perusahaan. Nilai tambah perusahaan akan dibentuk oleh Intellectual Capital.Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan yang ditunjukkan oleh RBBR (Bank Berbasis Risiko Rating) dan nilai pasar yang ditunjukkan oleh MtBV dan EPS pada modal intelektual yang ditunjukkan oleh model yang MVAIC. Model MVAIC dibangun oleh Ulum dkk.(2014).Populasi
penelitian ini adalah perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di BEI selama 2011-2015.Penelitian ini menggunakan purposive sampling,dengan sampel sebesar 25 perbankan dengan kriteria diterima. Berdasarkan analisis statistik, hasil temuan ini bahwa modal intelektual memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, dan juga modal intelektual memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai pasar.