Abstract :
Latar Belakang : Pandemi membuat metode pembelajaran daring menjadi pilihan yang tepat agar proses pembelajaran dapat tetap berlangsung. Metode pembelajaran yang ada di perguruan tinggi secara umum terdiri dari metode kuliah/lecturer dan metode skill lab. Metode praktikum daring dikemas dalam bentuk audio visual namun memiliki kelemahan kesempatan redemonstrasi tidak dapat dilakukan secara maksimal karena keterbatasan alat dan bahan serta fasilitas yang mendukung. Hal ini menjadi salah satu yang dapat berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa menurun.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif retrospektif. Populasi yang akan diteliti adalah mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman dengan menggunakan teknik sampling Stratified Random Sampling dan diperoleh responden sebanyak 183 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner mengenai model Motivasi ARCS-V (Keller 2016) yang telah dimodifikasi. Analisis data yang akan dilakukan adalah analisis univariat.
Hasil : Hasil penelitian bahwa motivasi belajar mahasiswa terhadap pembelajaran daring termasuk dalam kategori rendah cukup banyak yaitu terdapat 27 mahasiswa (14,75%). 133 mahasiswa (72,68%) dengan motivasi belajar kategori sedang dan 23 mahasiswa (12,57%) dengan motivasi belajar kategori tinggi.
Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar mahasiswa terhadap pembelajaran daring termasuk dalam rentang kategori sedang-tinggi. Hal tersebut memperlihatkan bahwa praktikum daring dapat meningkatkan motivasi belajar. Praktikum daring menjadi solusi metode pembelajaran praktikum di situasi pandemic covid-19.
Latar Belakang : Pandemi membuat metode pembelajaran daring menjadi pilihan yang tepat agar proses pembelajaran dapat tetap berlangsung. Metode pembelajaran yang ada di perguruan tinggi secara umum terdiri dari metode kuliah/lecturer dan metode skill lab. Metode praktikum daring dikemas dalam bentuk audio visual namun memiliki kelemahan kesempatan redemonstrasi tidak dapat dilakukan secara maksimal karena keterbatasan alat dan bahan serta fasilitas yang mendukung. Hal ini menjadi salah satu yang dapat berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa menurun.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif retrospektif. Populasi yang akan diteliti adalah mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman dengan menggunakan teknik sampling Stratified Random Sampling dan diperoleh responden sebanyak 183 responden. Penelitian ini menggunakan kuesioner mengenai model Motivasi ARCS-V (Keller 2016) yang telah dimodifikasi. Analisis data yang akan dilakukan adalah analisis univariat.
Hasil : Hasil penelitian bahwa motivasi belajar mahasiswa terhadap pembelajaran daring termasuk dalam kategori rendah cukup banyak yaitu terdapat 27 mahasiswa (14,75%). 133 mahasiswa (72,68%) dengan motivasi belajar kategori sedang dan 23 mahasiswa (12,57%) dengan motivasi belajar kategori tinggi.
Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar mahasiswa terhadap pembelajaran daring termasuk dalam rentang kategori sedang-tinggi. Hal tersebut memperlihatkan bahwa praktikum daring dapat meningkatkan motivasi belajar. Praktikum daring menjadi solusi metode pembelajaran praktikum di situasi pandemic covid-19.