DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
HIDAYAH, Giyanti Sary
Subject
E41 Economic development 
Datestamp
2021-09-02 02:00:05 
Abstract :
Penelitian ini berjudul ?Pengaruh Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah?. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis (1) pengaruh ketersedian fasilitas kesehatan (jumlah rumah sakit, puskesmas dan klinik serta jumlah tenaga kesehatan) terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dan (2) pengaruh ketersedian fasilitas pendidikan (jumlah sekolah dan jumlah tenaga pendidik) terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data sekunder berupa data persentase penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah, jumlah infrastruktur kesehatan (rumah sakit, klinik, dan puskesmas), jumlah tenaga kesehatan, jumlah infrastruktur pendidikan (sekolah), dan rasio jumlah tenaga pendidik terhadap siswa, data diambil menurut kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2016-2019. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda terhadap data panel yaitu menggabungkan data time series dan cross section dari masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2016-2019. Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa (1) jumlah infrastruktur kesehatan (rumah sakit, klinik, dan puskesmas) tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah, (2) jumlah tenaga kesehatan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah, (3) jumlah infrastruktur pendidikan (sekolah) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah, (4) rasio jumlah tenaga pendidik terhadap siswa berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Kemudian secara bersama-sama, variabel jumlah infrastruktur kesehatan (rumah sakit, klinik, dan puskesmas), jumlah tenaga kesehatan, jumlah infrastruktur pendidikan (sekolah), dan rasio tenaga pendidik terhadap siswa berpengaruh terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Implikasi dari kesimpulan di atas adalah (1) pemerintah perlu mengkaji kembali pengalokasian pengeluaran pemerintah pada sektor kesehatan yaitu perlunya menyeimbangkan pengeluaran untuk membangun infrastruktur kesehatan dengan pengeluaran untuk dana bantuan kesehatan. Kemudian pemerintah juga diharapkan dapat membuat kebijakan yang dapat membuat masyarakat tertarik untuk menjadi tenaga kesehatan, (2) pemerintah perlu berusaha dalam memaksimalkan pemenuhan ketersediaan fasilitas pendidikan seperti gedung sekolah pada seluruh daerah. Kemudian pemerintah perlu berusaha memenuhi ketersediaan tenaga pendidik dalam jumlah yang memadai, salah satunya dengan membuat kebijakan yang dapat menarik mnat masyarakat untuk menjadi tenaga pendidik. Kata Kunci: Kemiskinan, Infrastruktur Kesehatan, Tenaga Kesehatan, Infrastruktur Pendidikan, Tenaga Pendidik 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman