DETAIL DOCUMENT
Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Nanoemulsi Ekstrak Etanol Daun Nagasari (Mesua ferrea L.)terhadap Pseudomonas Aeruginosa
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
KRISANTI, Efrita
Subject
B306 Botany Medicine Pharmacy 
Datestamp
2021-09-03 01:26:55 
Abstract :
Nagasari (Mesua ferrea L.) merupakan tanaman yang memiliki senyawa metabolit sekunder flavonoid, tanin, dan terpenoid yang kurang baik ketika diabsorbsi sehingga dibuat dalam sediaan nanoemulsi. Daun nagasari memiliki potensial antibakteri P. aeruginosa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ko-surfaktan PEG 400 terhadap sifat fisik dan stabilitas fisik sediaan nanoemulsi dan aktivitas antibakteri nanoemulsi ekstrak etanol daun nagasari terhadap P. aeruginosa. Pembuatan nanoemulsi menggunakan metode emulsifikasi dengan sonikator. Nanoemulsi diformulasikan menjadi 3 formula dengan variasi kadar PEG 400 1%, 3%, 5%. Selanjutnya diuji sifat fisik dan stabilitas yaitu organoleptis, pH, kelarutan, tipe emulsi, persen transmitan, ukuran partikel, zeta potensial dan daya sebar. Formula terpilih (FI) diuji aktivitas antibakteri dengan metode difusi sumuran. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistika ANOVA dan LSD.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar PEG 400 menurunkan pH. Formula I diuji antibakteri karena zeta potensial yang mendekati pada rentang yang dipersyaratkan dengan daya hambat bakteri sebesar 18,35 mm. Variasi konsentrasi ko-surfaktan PEG 400 tidak mempengaruhi stabilitas tetapi mempengaruhi sifat fisik pH nanoemulsi. Formula I memiliki kriteria daya hambat antibakteri Psedomonas aeroginosa termasuk kuat 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman