DETAIL DOCUMENT
Karakter Morfologi Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) dengan Aplikasi Jenis Media Tanam dan POC Sampah Sayuran
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
BUDIONO, Hernita Afifa
Subject
P335 Plants Growth 
Datestamp
2021-09-27 02:42:47 
Abstract :
Arang sekam dan serbuk gergaji dapat digunakan sebagai media tanam. Arang sekam dan serbuk gergaji menjadi alternatif media tanam selain tanah. Penggunaan pupuk organik lebih aman karena terbuat dari bahan organik. Pupuk organik lebih aman digunakan untuk tanah dan tanaman. Sampah sayuran dapat diolah menjadi bahan yang lebih bermanfaat yaitu pupuk organik cair . Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair sampah sayuran optimal pada karakter morfologi pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda, (2) Mendapatkan media tanam terbaik untuk karakter morfologi pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda, (3) Mendapatkan interaksi antara jenis media tanam dan pupuk organik cair sampah sayuran yang terbaik untuk karakter morfologi pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Penelitian ini menggunaakn Rancangan Petak terbagi (Split Plot) berdasarkan pada Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan tiga ulangan. Hasil penenlitian dianalisi menggunakan analisi sidik ragam pada taraf 5%, apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan?s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Konsentrasi pupuk organik cair sampah sayuran yang terdiri dari 5 mL/L, 20 mL/L, dan 35 mL/L pada petak utama. Jenis media tanam yang terdiri dari tanah (9,6 kg) + pupuk kandang sapi (0,8 g), arang sekam (1,6 kg) + pupuk kandang sapi (0,8 g) dan serbuk gergaji (1,68 kg) + pupuk kandang sapi (0,8 g) pada anak petak. Variabel pengamatan yang dilakukan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot tajuk segar, bobot tajuk kering, bobot akar segar dan bobot akar kering,bobot tanaman segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Konsentrasi pupuk organik cair sampah sayuran yang terdiri dari 5mL/liter air, 20mL/liter air, dan 35mL/liter air tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda (2) Penggunaan media tanam tanah inseptisol lebih baik daripada arang sekam dan serbuk gergaji .(3) Interaksi konsentrasi pupuk dan media tanam tidak memiliki pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pagoda pada setiap perlakuan. 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman