Abstract :
Produktivitas usaha peternakan merupakan salah satu tolok ukur melihat dampak kegiatan hibah ternak. Penelitian mengkaji dampak hibah Itik terhadap produktivitas peternakan Itik di kabupaten Cilacap dilakukan dengan menggunakan pendekatan sistem. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey di kabupaten Cilacap. Penetapan sampel penelitian dilakukan secara sensus terhadap 200 peternak penerima hibah Itik pada tahun 2015 sampai dengan 2019. Data yang digunakan dalam penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder. Variabel yang diukur di dalam penelitian terdiri atas: 1) produktivitas usaha 2) karakteristik peternak dan indikator kinerja (capaian produksi daging dan telur). Analisis data terdiri atas analisis produktivitas, analisis deskriptif dan analisis pemodelan Causal Loop Diagram (CLD). Hasil penelitian menunjukan rataan pendapatan peternak Itik hibah yaitu Rp1.262/hari/peternak, rata-rata populasi Itik yaitu 15 ekor/peternak dengan produksi telur 5,9 butir/hari/peternak, mortalitas sebesar 28,57%. Sebanyak 97,22% peternak Itik tidak menetaskan telur. Faktor-faktor yang terkait dan mempengaruhi hibah ternak diantaranya gap antara harapan dan pendapatan aktual, pendapatan dan populasi, alokasi dana hibah dan motivasi beternak. Beberapa konsep strategi untuk perbaikan program hibah diantaranya 1) sebelum dilaksanakan program hibah itik instansi terkait perlu menyusun dan menetapkan petunjuk teknis yang jelas terkait kriteria calon penerima, standar paket hibah itik, tata kelola hibah itik serta reward dan punishment, 2) penentuan spesifikasi ternak bantuan secara lengkap, 3) perlu peningkatan kualitas pelatihan bagi kelompok tani penerima hibah itik, 4) perlu peningkatan kemampuan penyuluh lapangan terkait ternak itik, 5) peran penyuluh sebagai ujung tombak dinas perlu dioptimalkan dalam hal monitoring/ pengawasan, 6) menumbuh kembangkan potensi kelompok wanita tani, dan 7) perlu adanya pendekatan psikologis kepada kelompok tani. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program hibah Itik di kabupaten Cilacap belum mampu meningkatkan produktivitas maupun ekonomi peternak, masih cenderung sebagai peningkatan gizi keluarga/ masyarakat.