DETAIL DOCUMENT
Sintesis Nanopartikel Perak Menggunakan Bioreduktor Fraksi Metanol Daun Mangga Bacang (Mangifera foetida L.) dan Aplikasinya Sebagai Salep Antibakteri Terhadap Propionibacterium acnes
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
LUTPIANI, Alin
Subject
A35 Acne 
Datestamp
2021-10-03 13:50:45 
Abstract :
Telah dilakukan sintesis nanopartikel perak menggunakan metode reduksi dengan fraksi metanol daun mangga bacang (Mangifera foetida L.) sebagai agen pereduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelarut terhadap aktvitas antibakteri ekstrak daun mangga bacang (Mangifera foetida L.), mengetahui pengaruh variasi konsentrasi larutan AgNO3 terhadap pembentukan nanopartikel, mengetahui karakteristik nanopartikel perak serta untuk mengetahui formulasi dan karakteristik sediaan salep antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun mangga bacang mempunyai aktivitas antibakteri tertinggi pada fraksi metanol dengan zona hambat sebesar 3,69 mm. Berdasarkan hasil analisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan adanya serapan panjang gelombang maksimum yang merupakan karakteristik pembentukan nanopartikel perak pada panjang gelombang 410 nm dengan konsentrasi AgNO3 0,2 M. Analisis gugus fungsi menggunakan FTIR menunjukkan adanya pergeseran gugus O-H, C=O, dan C-O pada fraksi metanol dan nanopartikel perak. Identifikasi ukuran partikel menggunakan PSA menunjukkan bahwa nanopartikel perak yang terbentuk mempunyai diameter rata-rata sebesar 1,03 nm. Hasil analisis kualitatif SEM EDX menunjukkan morfologi dari nanopartikel perak memiliki bentuk dan ukuran yang beragam. Hasil analasis kuantitatif SEM EDX menunjukkan unsur-unsur yang terkandung dalam nanopartikel perak diantaranya Ag, C, O, dan N. Hasil analisis menggunakan TEM menunjukkan bahwa ukuran partikel dari nanopartikel perak berkisar antara 3,81 nm dan 28,83 nm. Sediaan salep yang diperoleh berwarna putih, berbentuk semisolid, memiliki daya sebar berkisar 5,06 ? 5,40 cm, daya lekat berkisar 6,3 ? 23,67 detik, pH berkisar 5,53 ? 6,4, bersifat homogen, dan memproteksi. Sediaan salep memiliki aktivitas antibakteri tertinggi terhadap bakteri Propionibacterium acnes pada formula 3 dengan penambahan nanopartikel perak 0,2 dengan diameter zona hambat sebesar 21,33mm. 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman