Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, budaya etis organisasi, kompetensi, keadilan organisasi, penegakan standar, dan asimetri informasi terhadap kecenderungan fraud pada perbankan sebagai variabel dependen. Jenis penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif. Populasi berupa pegawai pada 17 Kantor Cabang PT BPR BKK Purwokerto. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel diperoleh sebanyak 88 data pegawai. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji goodness of fit, analisis regresi sederhana, dan uji t.
Hasil penelitian ini; (1) Pengendalian Internal berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan fraud; (2) Kesesuaian Kompensasi tidak berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan fraud; (3) Budaya Etis Organisasi tidak berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan fraud; (4) Kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap kecenderungan fraud; (5) Keadilan Organisasi tidak berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan fraud; (6) Penegakan Standar berpengaruh negatif signifikan terhadap kecenderungan fraud; (7) Asimetri Informasi berpengaruh positif signifikan terhadap kecenderungan fraud.
Implikasi dalam penelitian ini yaitu menambah literatur mengenai faktor yang dapat mempengaruhi kecenderungan fraud pada pebankan. Bank menerapkan strategi anti fraud secara efektif yang diatur dalam POJK No. 39/POJK.03/2019. Sebagai kajian dalam mengembangkan tata kelola dengan menjaga kompetensi. Menegakan standar pada Pergub Jateng No.12 tahun 2019. Melakukan update secara berkelanjutan dengan menyesuaikan pengendalian internal dan strategi anti fraud.