DETAIL DOCUMENT
Geologi dan Analisis Daya Dukung Tanah pada Jembatan Kaligintung Desa Tegalpingen Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
AYUNINGTYAS, Dewi Ratih
Subject
B359 Bridge 
Datestamp
2021-03-02 01:47:14 
Abstract :
Pembangunan fasilitas umum, khususnya jembatan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat guna mempermudah masyarakat dalam sektor transportasi. Untuk perencanaan dan pembangunan jembatan tersebut diperlukan kajian geologi teknik guna mendapatkan informasi keteknikan tanah dan daya dukung tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kondisi geologi daerah penelitian dan melakukan analisis daya dukung tanah pada pembangunan jembatan kaligintung yang bertempat di desa Tegalpingen Purbalingga. Penelitian lapangan meliputi pemetaan geologi permukaan, dan pengambilan data lapangan berupa sampel batuan, dan sampel tanah. Analisis laboratorium meliputi analisis petrografi dan analisis tanah meliputi kadar air, berat jenis, batas-batas atterberg, ukuran butir, dan geser langsung. Analisis daya dukung tanah menggunakan metode Terzaghi untuk data hasil laboratorium dan metode Meyerhof untuk data SPT. Hasil penelitian geologi yaitu daerah penelitian terdiri dari 3 satuan geomorfologi yaitu Satuan Dataran Fluvial (F4), Satuan Perbukitan Denudasional (D1), dan Satuan Perbukitan Struktural (S1), sementara stratigrafi daerah penelitian terbagi menjadi 5 satuan dari yang tertua yaitu Satuan Perselingan Batupasir Batulempung, Satuan Batulempung Sisipan Batupasir, Satuan Perselingan Batupasir Batulempung yang yang merupakan bagian dari Formasi Kalibiuk berumur Pliosen, Satuan Breksi yang merupakan bagian dari Anggota Lempung Formasi Ligung berumur Plistosen, dan Satuan Endapan Aluvial yang berumur Holosen. Berdasarkan analisis daya dukung tanah dengan metode Terzaghi untuk data hasil laboratorium diperoleh daya dukung izin sebesar (ST-01) 384,85053 t/m2, (ST-02) 937,5417639333 t/m2, (ST-03) 626,2238644554 t/m2, (ST-04) 1941,7229491 t/m2. Sedangkan dengan metode Meyerhof didapat daya dukung izin sebesar (BH-2.1) 334,5994 t/m2, dan (BH-2.2) 355,920256 t/m2 untuk data SPT. 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman