Abstract :
Pemanasan yang dialami beton mengakibatkan perubahan mendasar dari sifat-sifat beton. Atas dasar hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh kuat tekan dan modulus elastisitas setelah beton dipanaskan. Pemanasan dilakukan dengan band heater pada temperatur 90°C. pasir yang digunakan dalam pelapisan agregat adalah pasir Sungai (Cimangkok) dengan gradasi lolos saringan no.12 tertahan saringan no.30 dan lolos saringan no.30 tertahan saringan no.200. Agregat halus menggunakan pasir merapi dengan semen PPC dan air dengan Fas 0,3. Benda uji yang digunakan untuk kuat tekan berbentuk silinder ukuran 10cm x 20cm. Sedangkan untuk mencari modulus elastisitasnya menggunakan benda uji silinder ukuran 15cm x 30cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton rata-rata menurun dengan adanya pemanasan. Beton yang telah dipanasi pada temperature 90°C, Kuat tekan rata-rata beton berkurang menjadi 86.12%, dan 90.31% dari kuat tekan beton normal (tidak dipanaskan). Nilai Modulus Elastisitas beton juga berkurang dari 17983.82 MPa dan 22108.57 MPa setelah pemanasan didapat nilai sebesar 10222.45 MPa, 6790.86 MPa, 11567.26 MPa dan 14000.07 MPa.