Abstract :
Penambahan Ag pada TiO2 dianggap sebagai fotokatalis yang menjanjikan untuk meningkatkan kemampuan fotokatalitik dari TiO2, serta penambahan pektin yang dapat mengontrol material menjadi ukuran mesopori. Fotokatalis TiO2-Ag-Ag2O telah berhasil dibuat dengan menggunakan metode photodeposisi dalam penambahan Ag pada TiO2 dan menggunkan metode sonokimia dalam penambahan pektin sebagai pengontrol ukuran mesopori pada TiO2-Ag yang telah dibuat. Jumlah mol TiO2 : Ag divariasikan sebesar 100:0; 99:1; 98:2; 97:3; dan 96:4. Material ini dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), Diffuse Reflectance Spectrum (DRS), Fourier Transform Infra Red (FTIR), Scanning Electron Microscope (SEM), dan Brunauer, Emmett, and Teller (BET). Hasil XRD menunjukkan adanya puncak Ag sebagai tanda bahwa Ag telah berhasil masuk pada TiO2 serta terbentuk pula material baru Ag2O, sehingga fotokatalis yang terbentuk adalah TiO2-Ag-Ag2O. Hasil SEM dan BET menunjukkan ukuran material mencapai ukuran mesopori dan homogen dengan sedikit aglomerasi. TiO2-AgAg2O 96:4 memiliki aktivitas fotokatalitik paling tinggi dalam mendesinfeksi Escherichia coli dalam media cair di bawah lampu tungsten yang diukur menggunakan metode TPC. Persentase yang didapat yaitu sebesar 78,11 % dan dengan variasi berat 2 g/L. Mekanisme aktifitas fotkatalitik dari TiO2-Ag tersebut disebabkan karena adanya efek Localized Surface Plasmon Resonance (LSPR) dari Ag dan juga efek hetero junction dari Ag2O.