DETAIL DOCUMENT
Dampak Ekonomi Peningkatan Pendapatan Usaha Sebelum dan Setelah Adanya Objek Wisata Panyaweuyan terhadap Masyarakat Sekitar yang Berdomisili di Desa Tejamulya Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
AFRISHA, Luciana
Subject
C1009 Cultural tourism 
Datestamp
2021-03-10 06:42:48 
Abstract :
Terasering Panyaweuyan merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Desa Tejamulya, Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka. Seiring waktu jumlah kunjungan wisatawan Terasering Panyaweuyan dari tahun 2017-2019 terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dengan semakin bertambahnya jumlah pengunjung yang berdatangan dari tahun ke tahun maka akan memberikan dampak terhadap masyarakat disekitar objek wisatanya. Salah satu dampaknya ialah dampak ekonomi terhadap peningkatan pendapatan usaha masyarakat disekitar objek wisata Panyaweuyan. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui dampak ekonomi peningkatan pendapatan usaha sebelum dan setelah adanya objek wisata Panyaweuyan pada masyarakat sekitar yang berdomisili di Desa Tejamulya, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, 2) untuk mengetahui perubahan tingkat kesejahteraan sebelum dan setelah adanya objek wisata Panyaweuyan pada masyarakat sekitar yang berdomisili di Desa Tejamulya, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat yang memiliki usaha dan berdomisili di Desa Tejamulya Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini Purposive Sampling yaitu teknik penentuan sampel secara sengaja dengan pertimbangan atau kriteria-kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Uji Beda Rata-Rata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pendapatan sebelum Panyaweuyan dijadikan sebagai objek wisata (Tahun 2018) dengan pendapatan setelah Panyaweuyan dijadikan sebagai objek wisata (Tahun 2019), (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kesejahteraan responden sebelum Panyaweuyan dijadikan sebagai objek wisata (Tahun 2018) dengan tingkat kesejahteraan responden setelah Panyaweuyan dijadikan sebagai objek wisata (Tahun 2019). Implikasi dari kesimpulan diatas ialah dengan adanya objek wisata dapat berpengaruh positif terhadap perekonomian masyarakat disekitarnya. Salah satunya, dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang mempunyai usaha (pengusaha) disekitar objek wisata Panyaweuyan yang menjadikan pendapatannya meningkat. Kepada pengelola objek wisata Panyaweuyan maupun kepada Pemerintah Daerah, agar dapat lebih mengoptimalkan terkait penyediaan fasilitas dalam pengembangan pariwisata. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menarik minat para pengunjung dengan harapan jumlah kunjungan wisatawan dapat lebih meningkat. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, maka akan mampu untuk lebih meningkatkan pendapatan bagi pengusaha disekitar objek wisata Panyaweuyan. 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman