Abstract :
Pulau Harapan yang termasuk dalam Kawasan Taman Nasional Kepulauan Seribu berpotensi besar untuk pengembangan ekowisata, mengingat letaknya yang dekat dengan ibu kota negara (Jakarta) sehingga menjadikan kawasan ini mempunyai peluang pengembangan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan ekowisata Pulau Harapan di Kepulauan Seribu Jakarta. Pengambilan data menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dimana data yang didapat akan dianalisis menggunakan metode analisis daya dukung kawasan dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan potensi sumberdaya ekowisata yang terdapat di Pulau Harapan sangat beragam yaitu berupa panorama alamnya, sumberdaya alam yang dimiliki Pulau Harapan, dan pulau-pulau yang dikelola oleh Pulau Harapan yang mengenalkan objek wisatanya. Kapasitas wisatawan Pulau Harapan yang sesuai dengan objek wisata yang dimiliki yaitu taman biota sebesar 15 orang/hari, snorkeling sebesar 180 orang/hari, dan selam sebesar 307 orang/hari. Strategi pengembangan ekowisata Pulau Harapan yang sesuai untuk digunakan yaitu strategi Agresif (strategi SO) dengan mengoptimalkan promosi wisata berskala nasional maupun internasional melalui media sosial, mengembangkan wisata yang berwawasan lingkungan dan pengetahuan dengan memanfaatkan sumberdaya alam yang dimiliki, membuat aturan tegas bagi wisatawan dan masyarakat di Pulau Harapan, memberdayakan masyarakat Pulau Harapan untuk peningkatan kualitas SDM, dan meningkatkan pengawasan untuk wisatawan dan masyarakat.