Abstract :
Jamur entomopatogen merupakan salah satu agensia pengendali hayati potensial untuk mengendalikan hama tanaman yang termasuk dalam komponen Pengendalian Hama Terpadu Jamur entomopatogen menghasilkan berbagai hormon, antibiotik,dan toksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jamur entomopatogen Fusarium sp. dengan berbagai kerapatan 106, 107, 108 kondium/ml terhadap mortalitas, pertumbuhan dan perkembangan, dan kerapatan konidium efektif yang dapat membunuh S. frugiperda. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, mulai bulan Agustus sampai November 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah kontrol (P0), jamur entomopatogen Fusarium sp. dengan kerapatan 106 (P1), 107 (P2) 108 (P3) konidium/ml , dan insektisida berbahan aktif Emamektin benzoat 0,5ml/L (P4). Variabel yang diamati adalah mortalitas, lama pertumbuhan larva dan pupa, jumlah pupa terbentuk, imago, dan kerapatan konidium efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) jamur entomopatogen Fusarium sp. dengan kerapatan 108 konidium/ml dapat menyebabkan mortalitas larva S. frugiperda sebesar 48 persen dalam waktu 3,2 hari; 2) jamur entomopatogen Fusarium sp. dengan kerapatan 108 kondium/ml memperpanjang stadium umur hidup larva dan pupa sebesar 14,85 persen dan 8,22 persen, menghambat pembentukan pupa dan imago sebesar 81,39 persen dan 88,23 persen ;3) jamur entomopatogen Fusarium sp. belum efektif untuk mengendalikan hama S. frugiperda karena nilai efikasi kurang dari 80 persen.