DETAIL DOCUMENT
Kajian Potensi Senyawa Turunan Aminokalkon sebagai Inhibitor Reseptor Faktor Pertumbuhan Epidermal secara In Silico
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
KARTINI, Rina Ayu
Subject
M470 Molecular biology 
Datestamp
2021-05-18 06:44:14 
Abstract :
Latar Belakang: Senyawa turunan aminokalkon dilaporkan memiliki aktivitas inhibitor reseptor faktor pertumbuhan epidermal (Epidermal Growth Factor Receptor, EGFR) tirosin kinase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa turunan aminokalkon yang paling berpotensi sebagai inhibitor EGFR berdasarkan hasil penambatan molekuler dan aturan Lipinski, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan obat baru. Metodologi: Pendekatan in silico meliputi penambatan molekuler yang dilakukan dengan mengunduh struktur EGFR dari PDB, preparasi struktur protein menggunakan AutoDock Tools, penambatan kembali dengan ligan natif menggunakan AutoDock Vina, perhitungan RMSD menggunakan PyMOL, penambatan molekuler senyawa turunan aminokalkon, dan visualisasi hasil penambatan pada BIOVIA Discovery Studio. Selanjutnya uji aturan Lipinski dilakukan pada web SCFBio. Hasil Penelitian: Energi ikatan (kkal/mol) senyawa 4?-amino-4-bromokalkon sebesar -8,6; senyawa 4?-amino-4-hidroksikalkon -8,4; senyawa 4?-amino-4-metilkalkon -8,7; senyawa 4?-amino-4-metoksikalkon -8,2; senyawa 4?-amino-4-nitrokalkon -8,3; senyawa 4?-aminokalkon -8,5; erlotinib -7,7; dan ligan natif -9,0. Senyawa uji, erlotinib, dan ligan natif memiliki ikatan hidrogen dengan asam amino Met793, interaksi hidrofobik dengan asam amino Leu844, Leu718, Val726, Ala743. Semua senyawa uji memenuhi syarat aturan Lipinski. Kesimpulan: Senyawa 4?-amino-4-metilkalkon berpotensi sebagai inhibitor EGFR dan memiliki prediksi sifat fisikokimia yang baik. 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman