DETAIL DOCUMENT
UJI AKTIVITAS ANTIKONVULSAN EKSTRAK ETANOL BUNGA KECUBUNG (Datura Wrightii Regel) PADA TIKUS PUTIH (Rattus Norvegicus)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Tadulako
Author
Bryan Archimedes Randja,
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2019-10-15 06:35:52 
Abstract :
Kecubung (Datura wrightii Regel) merupakan salah satu tanaman obat yang sering digunakan masyarakat untuk mengobati penyakit termasuk kejang otot, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bunga kecubung mempunyai aktivitas antikonvulsan. Penelitian menggunakan hewan uji tikus putih jantan sebanyak 25 ekor yang dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok 1 (kontrol negatif) diberi suspensi Na-CMC 0,5%, kelompok II diberi Diazepam 2 mg/KgBB kelompok III, IV dan V masing-masing diberi ekstrak etanol bunga kecubung dengan dosis 400, 300 dan 200 mg/KgBB, ekstrak etanol bunga kecubung diberi selama 7 hari. Pada hari ke 7 tikus putih diinduksi kejang dengan menggunakan striknin 2 mg/KgBB secara intraperitonial. Data yang diamati berupa kejang tonik-klonik umum yaitu onset dan durasi kejang. Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol bunga kecubung dengan dosis 400 mg/kgBB, 300 mg/kgBB dan 200 mg/KgBB dapat memperpanjang onset dan mempercepat durasi kejang. Pada ekstrak 400 mg/KgBB menunjukan aktivitas terbesar. Kata kunci: Antikonvulsan, Datura wrightii Regel, Striknin.  

Institution Info

Universitas Tadulako