Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan komponen serat
Neutral Detergent Fiber dan Acid Detergent Fiber ransum pada Rusa timor
(Cervus timorensis) yang mendapatkan pakan tambahan limbah bungkil kelapa
sawit dengan level berbeda. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan
menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) 4 perlakuan dan 4 ulangan. Adapun perlakuan yang diterapkan yaitu BKS0 = Bungkil Kelapa Sawit
0 % + Dedak padi 94,49 % + Urea 3,80 % + Premix 1,0 % + Garam 1,0 %, BKS10
= Bungkil Kelapa Sawit 10 % + Dedak padi 84,91 % + Urea 3,08 % + Premix
1,0% + Garam 1,0 %, BKS20 = Bungkil Kelapa Sawit 20 % + Dedak padi 75,33 %
+ Urea 2,67 % + Premix 1,0 % + Garam 1,0 %, dan BKS30 = Bungkil Kelapa
Sawit 30 % + Dedak padi 65,74 % + Urea 2,25 % + Premix 1,0 % + Garam 1,0
%. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan cenderung memberikan
pengaruh nyata (P = 0,008) terhadap kecernaan komponen serat Neutral Detergent
Fiber dengan rata-rata nilai kecernaan pada perlakuan BKS0 = 69,99%, BKS10 =
63,84%, BKS20 = 63,01%, dan BKS30 = 63,23%. Dan memberikan pengaruh
nyata (P = 0,005) pada kecernaan Acid Detergent Fiber dengan nilai kecernaan
pada perlakuan BKS0 = 55,98%, BKS10 = 47,21%, BKS20 = 45,17%, dan BKS30 =
48,06%.