Abstract :
Salah satu penyakit dengan angka kematian tertinggi menjadikan penyakit gagal
jantung kongestif mempunyai pembiayaan yang cukup besar untuk pengobatannya.
Penelitian ini bertujuan mengetahui rata-rata dan total biaya medis langsung
berdasarkan lama perawatan, kelas perawatan, jumlah penyakit penyerta (comorbid)
dan klasifikasi gagal jantung, mengetahui rata-rata tarif INA CBG?s pasien gagal
jantung kongestif berdasarkan lama perawatan, kelas perawatan, jumlah penyakit
penyerta (comorbid) dan klasifikasi gagal jantung, serta mengetahui kesesuaian biaya
medis langsung (biaya rill) dan tarif INA CBG?s. Penelitian ini merupakan penelitian
observasi dengan pengambilan data secara retrospektif dari rekam medik dan berkas
klaim BPJS di RSUD Anutapura Palu tahun 2019-2020. Hasil penelitian rata-rata
total biaya medis langsung berdasarkan lama perawatan menunjukkan pada lama
rawat ?6 hari sebesar Rp. 5.514.769,73 (66,99%), kelas perawatan menunjukan pada
kelas perawatan intermediet sebesar Rp. 5.667.105,85 (34,79%), jumlah comorbid 2
sebesar Rp. 5.412.933,08 (34,52%), klasifikasi gagal jantung sedang sebesar Rp.
4.864.122,25 (39,19%). Hasil berdasarkan kesesuaian antara biaya medis langsung
dan tarif INA CBG?s pasien gagal jantung kongestif RSU Anutapura periode 20192020
masih belum sesuai.
Kata Kunci: Gagal Jantung Kongestif, INA-CBG?s, Biaya Medis Langsung