DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN KEMAMPUAN PONDASI TIANG PANCANG TERHADAP TEKANAN LATERAL (STUDI KASUS BANGUNAN RUMAH POMPA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG - DEMAK PAKET 1C)
Total View This Week0
Institusion
Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
Author
Raharja, Soviandi Agtreea Ezra
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2025-02-12 07:28:20 
Abstract :
Fondasi adalah suatu bagian penting dari konstruksi bangunan bagian bawah yang berfungsi untuk meneruskan beban berat bangunan atas menuju ke tanah dasar, untuk analisa stabilitas Fondasi serta penurunan pada tanahnya. Tujuan dari tugas akhir ini untuk mengetahui daya dukung kemampuan tekanan lateral dan defleksi pergeseran Fondasi tiang pancang dari hasil perhitungan manual dan program aplikasi All Pile. Pada analisa daya dukung tiang Fondasi menggunakan Metode Broms (1964) dan program all pile, Static Loading Test (SLT) Untuk mengetahui defleksi pergeseran fondasi tiang pancang, menggunakan data tanah yang berlokasi di daerah Toll Semarang-Demak dengan beban yang direncanakan. Untuk analisa penurunan tiang pancang menggunakan Metode Broms (1964) dan menggunakan program aplikasi All Pile dengan hasil Uji Static Loading Test (SLT) di lapangan. Berdasarkan hasil analisis dan metode uji didapatkan hasil perbandingan pondasi tiang tunggal secara Metode Broms sebesar 306,91 kN dan dengan Metode Reese pada software allpile dari CV. Testana Engenering sebesar 290 kN dan Hasil Lab. Mektan UNISULA sebesar 271 kN dengan selisih masing- masing 33,76%, 28,13%, dan 31,22%. Perbandingan defleksi total tiang pancang sebagai berikut : untuk siklik 1 defleksi total berdasarkan metode Broms (1964) lebih kecil 40,00% dibandingkan perhitungan hasil uji statik, untuk siklik 2 defleksi total berdasarkan Metode Broms (1964) lebih kecil 37,54% dibandingkan dengan perhitungan hasil uji statik, untuk siklik 3 defleksi total berdasarkan metode Broms (1964) lebih kecil 31,07% dibandingkan perhitungan hasil uji statik, dan untuk siklik 4 defleksi total berdasarkan metode Broms (1964) lebih kecil 48,55% dibandingkan perhitungan hasil uji statik. 

Institution Info

Universitas 17 Agustus 1945 Semarang