Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
AZIZAH, NUR
Subject
297 Agama Islam, Bab-isme dan keyakinan Bahai
Datestamp
2022-11-18 02:46:39
Abstract :
Pendidikan Agama Islam merupakan sebuah usaha yang diberikan secara sadar dan tersistematis dalam memberikan persiapan pada peserta didik didalam meyakini, memahami dan menghayati serta mengamalkan ajaran Islam. Pendidikan agama harus menjadi rujukan utama (core values) dan menjiwai seluruh proses pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maupun pendidikan karakter. Pada akhir tahun 2019 virus corona atau yang sering disebut dengan Covid-19 yang menyebar pada manusia begitu cepat memaksa Pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan lockdown dalam rangka memutus penyebaran virus corona. Metode pembelajaran yang dapat dipergunakan dan cocok salah satunya ialah metode E-Learning. Tujuan dari penelitian ini yakni; menghasilkan deskripsi mengenai pelaksanaan pembelajaran mapel fiqih dengan metode e-learning di MAN 5 Bojonegoro, mendeskripsikan hasil pembelajaran mapel fiqih dengan metode e-learning di MAN 5 Bojonegoro dan mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung pembelajaran mapel fiqih dengan metode e-learning di MAN 5 Bojonegoro. Metode yang dipergunakan didalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif dan untuk lokasi penelitian ini ialah di lembaga sekolah MAN 5 Bojonegoro yang letak geografisnya berada di Jalan Dr Soetomo No. 50., Dusun Pengkok, Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia. Sumber data yang dipergunakan dalam penelitian ini yakni primer dan sekunder, untuk primer didapatkan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi sedangkan sekunder didapat dengan studi literatur. Teknik analisis data yang dipergunakan didalam penelitian ini ialah analisis data deskriptif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini ialah; Pelaksanaan pembelajaran mapel Fiqih dengan metode e-learning di MAN 5 Bojonegoro dilakukan dengan langkah membuat persiapan RPP, melakukan modifikasi penyampaian dengan menggunakan aplikasi whatsapp, peserta didik menanggapi materi dan melakukan pengerjaan soal secara online melalui google form. Untuk hasil pembelajaran mapel Fiqih dengan menggunakan metode e-learning di MAN 5 Bojonegoro masih cenderung ada kesamaan dari pembelajaran pada umumnya. Kemudian faktor penghambat dan pendukung dalam pembelajaran Fiqh dengan menggunakan metode e-learning di MAN 5 Bojonegoro yakni kebosanan yang dirasakan oleh peserta didik dan kemalasan kemudian juga terkendala kuota internet. Sedangkan untuk faktor pendukung yaitu materi bisa diakses secara luas melalui media online, seperti e-library & ipusnas yang dapat diakses 24 jam.