Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
Azka Mufidah (STUDENT ID : 20165502040570)
Nurul Huda (LECTURER ID : 2114067801)
Khoirul Anam (LECTURER ID : 2115058902)
Subject
333 Ekonomi tanah dan energi
Datestamp
2021-11-24 20:13:52
Abstract :
Pengeboran merupakan tahap lanjut pencarian dan pembuktian ada atau tidaknya cadangan minyak dengan cara pembuatan lubang secara bertahap sampai kedalaman tertentu sesuai hasil studi. Salah satu kegiatan eksplorasi minyak yang berada di Desa Jegulo Kecamatan Soko disamping mempunyai dampak positif bagi ekonomi juga mempunyai dampak negatif terhadap kerusakan lingkungan sekitar terutama pada hasil panen petani yang menurun drastis karena kedzaliaman akibat eksplorasi minyak.
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah yang meliputi bagaimana dampak eksplorasi minyak terhadap hasil panen petani dan bagaimana tinjauan etika hukum bisnis Islam terhadap dampak eksplorasi minyak di Desa Jegulo Kecamatan Soko. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak eksplorasi minyak terhadap hasil panen petani dan bagaimana tinjauan etika hukum bisnis Islam terhadap hasil panen petani di Desa Jegulo Kecamatan Soko.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan field reseach dengan tempat penelitian di Desa Jegulo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban. Sumber datanya meliputi data primer yaitu observasi dan hasil wawancara sedangkan data sekundernya diperoleh dari sumber- sumber data rujukan seperti, buku, kitab, jurnal, dan lainnya. Metode pengumpulan data penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode deduktif kualitatif.
Kerusakan yang terjadi membuat hasil panen petani menurun, hasil panen padi pada tahun 2018 sebelum adanya eksplorasi minyak rata-rata memperoleh 7 Ton/Hektar. Namun, pada tahun 2019 setelah adanya eksplorasi minyak terjadi penurunan hasil panen padi sebesar 5% sehingga menjadi 6,65 Ton/Hektar. Begitu pula pada tanaman jagung juga terjadi penurunan hasil panen sebesar 5%, yang awalnya rata-rata memperoleh 5 Ton/Hektar menjadi 4,75 Ton/Hektar.
Tinjauan etika hukum bisnis Islam terhadap dampak eksplorasi minyak terhadap hasil panen petani di Desa Jegulo kecamatan Soko dirasa belum mengimplementasikan kriteria ma{slaha{h. Karena dalam Ilmu fiqih disebut dengan at-ta?aadi, yakni suatu sikap yang bertentangan dengan ha{k dan kewajiban tidak diizinkan oleh syara?.
Menurut etika hukum bisnis Islam, kegiatan eksplorasi tersebut tidak memenuhi standar etika karena menimbulkan mafsadah mu?tabarah yang bersifat: Tha>bitah, dzo{hiroh, mund{obitah, muth{oridah