Abstract :
Kesulitan belajar (Learning Disabbility) siswa di SD Karangtalun I Banjarejo Blora berdasarkan tingkat kesulitan belajar dibagi menjadi 3 (1) Berat, (2) Sedang, dan (3) Ringan Kesulitan belajar (Learning Disabbility) siswa tingkat berat SD Karang Talun I Banjarejo Blora hanya dialami kelas I - VI yang menyandang cacat fisik Kesulitan belauar (Learning Disabbility) siswa tingkat sedang di SD Karang Talun I Banjarejo Blora dialami oleh kurang leb1h 10 siswa inducator suka berkelahu, mencoret-coret tembok, jarang masuk sekolah. Kesulitan belajar (Learning Disabbility) siswa tingkat ringan di SD Karang Talun I Banjarejo Blora doalami oleh kurang lebih 20 siswa dengan indicator suka bertenak-tenak di dalam kelas, mengusik teman, berbicara sendiri ketika guru menerangkan Semua kesulitan belajar (Learning Disabbility) siswa disebabkan oleh beberapa faktor, baik faktor intern maupun ekstern. Faktor intern seperti minat, motivasi, bakat dan intelegensu siswa, faktor ekstern seperti guru, keluarga, teman juga sarana dan prasarana. Upaya pemecahan masalah kesulitan belajar adalah dengan cara mendekatkan diri (guru, orang tua) dengan siswa berkesulitan belajar serta memberikan motivasi dan dorongan kepada siswa, memikihkan bakat, memberikan bantuan khusus bagi siswa cacat fisik, memperbaiki interaksi dan komunikasi antara guru dengan murid, menjaga hubungan baik antara guru dengan murid.