Abstract :
Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang banyak berakar pada masyarakat pedesaan, sampai saat ini masih mempunyai peranan besar dalam mengisi pembangunan mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyediakan kader pemimpin masyarakat dan ulama'. Disadari atau tidak, pendidikan diniyah pada pondok pesantren telah banyak memberikan sumbangsih dalam upaya meningkatkan kualitas, dasar-dasar moral, dan nilai etika keagamaan kepada masyarakat secara umum, dan khususnya kepada para santri, sebagaimana perjalanan yang diemban Nabi Muhammad SAW. Dengan kepercayaan masyarakat yang begitu besar terhadap dunia pesantren, maka hal itu wajar, karena pesantren dengan sistem pengajarannya yang lebih efektif untuk menanamkan kepribadian pada anak-anak didiknya (santri-santrinya) sebagaimana yang diharapkan. Oleh karena itu, pesantren harus bisa mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan yang ada dewasa ini, tanpa meninggalkan nilai-nilai kekhususannya. Pendidikan diniyah di pondok pesantren dalam penelitian ini akan ditinjau dari tiga segi, yaitu bentuk pengajaran, isi pelajaran, dan kurikulum pesantren, yang dilakukan terhadap semua santri pondok. Dalam penelitian ini terdapat dua macam variabel, yaitu variabel tentang pendidikan diniyah di Pondok pesantren dan variabel tentang moral santri. Pengaruh pendidikan diniyah Pondok pesantren terhadap moral santri akan dapat diketahui apabila antara variabel tentang pendidikan Pondok pesantren dengan variabel moral Santri terdapat hubungan positif dan signifikan. Yaitu, semakin tinggi pendidikan diniyah yang diterapkan dalam pondok pesantren, semakin baik pula moral santri, atau sebaliknya semakin rendah pendidikan diniyah pondok pesantren, maka semakin rendah pula moral santri. Hal ini mengandung arti bahwa apabila pendidikan diniyah pondok pesantren relatif baik, maka moral santri akan semakin meningkat baik.