Abstract :
Pendidikan karakter berperan penting dalam mengatasi krisis identitas yang melanda bangsa Indonesia, dengan berbagai isu mengemuka yang menggerogoti kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap identitas bersama sebagai bangsa Indonesia..1 Keberhasilan pendidikan karakter di sekolah terletak pada pengembangan kedisiplinan pada santri dan konsistesi guru dalam disiplin sekolah, guru harus membantu siswa mengembangkan pola perilaku, meningkatkan standar perilaku, dan menerapkan aturan sebagai alat untuk menegakkan disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai konsep penguatan kompetensi pendidik pada santri yang ada di pondok pesantren Assalam Bangilan dan pondok pesantren Al Rosyid Bojonegoro, implementasi penguatan kompetensi pendidik dan upaya yang dilakukan di pondok pondok pesantren Assalam Bangilan dan pondok pesantren Al Rosyid Bojonegoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskrptif. Subjek penelitian ini adalah guru yang ada di pondok pesantren Assalam dan Al Rosyid. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian ini menunjukan ada beberapa konsep dalam penguatan kompetensi pendidik yaitu pemahaman, pengetahuan, kemampuan, nilai, sikap, minat. Dalam implementasi penguatan kompetensi pendidik di temukan adanya pembiasaan nilai-nilai utama,keteladanan yang baik,Melibatkan seluruh pemangku kepentingan, Membangun serta mematuhi norma, peraturan, dan tradisi pesantren, memperbanyak literasi,pengembangan diri yang dinanams dan pendampingan yang baikala yang mampu memecahkan segala permasalahan .upaya yang dilakukan dalam penguatan kompetensi pendidik adalah dengan cara memberikan arahan scara terjadwal sekaligus sbagai evaluasi.