Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
DAHRI, MAULANA SHOHIBUD
Subject
370.114 Ethical Education, Character Education/Etika Pendidikan, Pendidikan Karakter
Datestamp
2023-09-05 06:24:05
Abstract :
Pendidikan Islam bertujuan membentuk keimanan siswa dan penghayatan ajaran agama, sehingga siswa menjadi beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah. Organisasi sosial kemasyarakatan seperti Nahdlatul Ulama (NU) berperan penting dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia dengan mengajarkan nilai-nilai seperti tawassuth, i?tidal, tasamuh, tawazun, dan amar ma?ruf nahi munkar. Namun, ada beberapa kendala dalam proses penanaman nilai-nilai NU, seperti kurangnya pemahaman siswa, dan pengaruh lingkungan. Dari sisi guru, masalahnya bisa berupa pemilihan materi yang kurang tepat atau kurang pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut.
Berdasarkan uraian diatas permasalahn pokok dalam penelitian ini adalah : Bagaimana problematika yang dihadapi guru PAI dan bagaimana upaya yang dilakukan guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai ke-NU-an di Madrasah Aliyah Salafiyah As-Syafiyah Simorejo.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumumpulan datanya diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penlitian yang dilakukan didapatkan hasil: (1) Problematika dalam penanaman nilai tawassuth yaitu kurangnya kedisiplinan siswa, kurangnya pemahaman terhadap konsep tawassuth dari guru, kurangnya pemahaman siswa, pengaruh lingkungan siswa. Problematika dalam penanaman nilai i?tidal yaitu Perbedaan latar belakang siswa, Kurangnya pemahaman siswa, Pengaruh lingkungan sekitar. Problematika dalam penanaman nilai tasamuh yaitu kurangnya kedisiplinan siswa, kurangnya pemahaman siswa, pengaruh lingkungan. Problematika dalam penanaman nilai tawazun yaitu kurangnya pemahaman siswa, pengaruh lingkungan. Problematika dalam penanaman nilai amar ma?ruf nahi munkar yaitu latar belakang siswa yang berbeda, pengaruh lingkungan, kurangnya pemahaman siswa. (2) Upaya yang dilakukan guru PAI dalam mengatasi kendala dalam penanaman nilai tawassuth dengan memberikan bimbingan dan memberikan contoh nyata yang relevan dengan nilai tawassuth, serta memberikan pemahaman melalui pembelajaran dan pembiasaan sehari-hari. Pada nilai i?tidal dengan memberikan bimbingan dan memberikan motivasi pada anak didik. Pada nilai tasamuh diberikan bimbingan atau pendekatan pada siswa. Pada nilai tawazun dengan memberikan bimbingan dan motivasi pada anak didik. Pada nilai amar ma?ruf nahi munkar dengan memberikan bimbingan, pemberian contoh, pemberian pemahaman.