Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
NURJANAH, AGIL MUTIARA
Subject
297.42 Muamalat, Muamalah
Datestamp
2023-09-09 06:50:34
Abstract :
TikTok Shop adalah salah satu fitur yang ditawarkan untuk memberikan layanan berbelanja. TikTok Shop memberikan peraturan untuk mentertibkan aktivitas berbelanja, namun semakin lama menjadikan ketidaknyamanan dan dampak besar bagi seller. Salah satunya adalah peraturan Penalty Point Level Rules yang baru diberlakukan mulai 12 September 2022, dimana peraturan ini mengatur mengenai batas point pelanggaran dan sanksi yang harus diterima oleh seller jika melanggar peraturan. Banyak seller yang merasa dirugikan karena adanya video yang dihapus, akun di blokir dan sebagainya. Maka peneliti mencoba menganalisis persoalan ini dengan teori mas{lah{ah Ibnu ??sy?r dengan mengukur apakah peraturan yang diberlakukan memberikan kemanfaatan atau kemudharatan.
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan: Bagaimana mekanisme implementasi peraturan (syarat dan ketentuan) pada TikTok Shop dan bagaimana analisis mas{lah{ah Ibnu ??sy?r terhadap implementasi peraturan (syarat dan ketentuan) pada TikTok Shop. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme implementasi peraturan pada TikTok Shop dan analisis mas{lah{ah ibnu ??sy?r terhadap implementasi peraturan pada Tiktok Shop.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sumber data pada penelitian ini meliputi data primer yang berasal dari hasil wawancara dan observasi, sedangkan data sekundernya berasal dari buku-buku, kitab fikih, jurnal, dan internet. Metode pengumpulan data penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun data yang diperoleh diolah menggunakan metode deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan teori mas{lah{ah Ibnu ??sy?r.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: pertama untuk bergabung menjadi seller TikTok Shop diwajibkan mendaftarkan pada akun TikTok Seller Center dan memenuhi ketentuan syarat dan berkas ( KTP/paspor dan rekening). Dari implementasi peraturan ditemukan bahwa setiap pelanggaran akan terakumulasi pada sistem penalty point level rules, poin pelanggaran dapat berkurang dengan mengikuti kuis, semua jenis pelanggaran bisa mengajukan banding, adanya tingkatan sanksi dalam poin pelanggaran dan sering terjadinya kesalahan teknis pelaksanaan. Kedua, 1) Pada tataran peraturan TikTok Shop tergolong kedalam mas{lah{ah ammah (umum) sebagaimana teori mas}lah}ah yang dipaparkan oleh Ibn ?Ar karena sudah mengandung dan memenuhi kriteria Pasti (tha>bit), Jelas (z}a>hir), Terukur (mund}abit}), dan Konsisten (mut}t}arid). 2) Pada tataran implementasinya masih adanya unsur kedholiman dan ?ikrah? atau paksaan, yang menjadikan kemaslahatan rusak karena hal tersebut termasuk sesuatu yang bertentangan dengan syariah