Abstract :
Pendidik merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam suatu pembelajaran. Apalagi di era perkembangan digital saat ini, pendidik harus mampu meningkatkan lagi kemampuannya dalam mengajar. Oleh karena itu banyak pelatihan-pelatihan yang digelar baik oleh pemerintah ataupun pihak lain, salah satunya adalah Indonesia Heritage Foundation (IHF). Dengan tujuan agar pendidik di Indonesia bisa lebih baik dan profesional lagi dalam mendidik anak didiknya, khususnya pada anak usia dini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kombinasi (Mixed Method), yaitu penggabungan antara metode kualitatif dan metode kuantitatif dalam satu penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini bertempat di dua lembaga yaitu RA Falakhiyah 2 (SBB) dan RA Bi?rul Huda (non SBB). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kualitas pendidik di lembaga SBB tergolong sangat baik dengan presentase 85%. 2) Kualitas pendidik di lembaga Non SBB tergolong baik dengan presentase 65%. 3) Hasil Komparasi pendidik di lembaga SBB lebih unggul dalam hal pembuatan kegiatan yang menarik, penataan kelas yang menarik dan bermakna bagi anak, serta respon yang baik, cepat dan tepat pada anak didiknya dari pada pendidik di lembaga Non SBB.