DETAIL DOCUMENT
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK (STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN IMAM BUKHARI DAN EMILE DURKHEIM)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
MUKAFI, ALI
Subject
370.114 Ethical Education, Character Education/Etika Pendidikan, Pendidikan Karakter 
Datestamp
2023-09-07 04:53:08 
Abstract :
Pendidikan akhlak memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku individu dalam masyarakat. Konsep pendidikan akhlak dapat dianalisis dari perspektif berbeda, termasuk sudut pandang sosiologi dan agama. Dalam penelitian ini, kami akan membandingkan konsep pendidikan akhlak menurut Imam Bukhari, seorang ulama besar dalam Islam dan Emile Durkheim, seorang tokoh sosiologi ternama. Melalui perbandingan ini, dapat terlihat persamaan dan perbedaan dalam pendekatan kedua tokoh tersebut. Peneliti dalam hal ini menggunakan pendekatan Kualitatif yang bersifat deskriptif, Penelitian ini merupakan penelitian Library Research (penelitian Pustaka), Jenis penelitian deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi komparasi, yaitu membandingkan dua konsep Pendidikan akhlak menurut Imam Bukhari dan Emile Durkheim, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) bagaimana konsep pendidikan akhlak menurut Imam Bukhari? (2) bagaimana konsep pendidikan akhlak menurut Emile Durkheim? (3) apa saja saja persamaan dan perbedaan dari kedua konsep tersebut?.Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut: (1) konsep pendidikan akhlak menurut Imam Bukhari, dengan landasan ajaran Islam, mengajarkan nilai-nilai akhlak individu dan bagaimana meningkatkannya dalam konteks kehidupan sehari-hari. (2) Émile Durkheim menekankan pendidikan akhlak sebagai alat sosial yang membentuk seseorang agar memiliki solidaritas dan disiplin yang kuat untuk mendukung tujuan sosial. (3) Persamaannya meliputi pengakuan akan pentingnya pendidikan dalam membentuk akhlak individu, peran keteladanan serta pengaruh keluarga dan masyarakat dalam membentuk nilai-nilai moral. Baik Imam Bukhari maupun Emile Durkheim sama sama mengakui pentingnya menjunjung tinggi nilai kebaikan. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada sumber ajaran, fokus pendidikan akhlak, dan penekanan pada disiplin dan otoritas atas diri sendiri 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri