DETAIL DOCUMENT
TRANSFORMASI METODE SOROGAN KE METODE AMSTILATI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KITAB KUNING SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-ISHLAH SIMO SOKO TUBAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
Sholikah, Silviatun
Subject
207 Misi dan pendidikan agama 
Datestamp
2023-09-07 08:00:56 
Abstract :
Pembelajaran Amstilati termasuk metode pembelajaran modern, yang paling banyak digunakan dalam kegiatan pembelajaran kitabiyah di pesantren. Ini merupakan bukti bahwa metode ini memiliki kekhasan tersendiri sebagai bentuk metode yang cakupanya tidak hanya pada pencapaian target dalam keberhasilan kemampuan baca kitab kuning, melainkan juga pada proses pemahaman dan kemampuan membaca dan memahami kitab kuning yang berlangsung di pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian mendapatkan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dan keabsahan data menggunakan perpanjang keikutsertaan dan triangulasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: metode sorogan dulu penerapannya banyak kekurangan salah satunya yaitu santri kurang memahami dan sulit untuk mempraktekkan sendiri, sehingga sorogan kitab kuningnya dulu dilakukan saat ustadz membacakan per-kata kemudian menerjemahkan, lalu santri mengikuti dan dilakukan sepersis apa yang dibacakan ustadz, itupun dilakukan sampai jam pembelajaran selesai. Sekarang setelah menggunakan buku panduan Amstilati, ustadz maupun santri sudah tidak lagi kesulitan dalam berlangsungnya proses belajar mengajar dan juga saat santri menyetor. Sorogan kitab kuningnya dilakukan secara individu dan bergantian sampai jam pembelajaran selesai. Proses penerapan materi yang diajarkan di mulai dari materi-materi yang mudah kemudian dilanjut ke materi yang lebih luas. Seperti Pertama kali yang dikenalkan adalah huruf jer, i?rob dan dlomir. Metode yang digunakan yaitu membaca dan menghafal, kemudian pendekatannya dengan pengulangan. Sistem evaluasinya menggunakan tes lisan dan tulis. Faktor pendukungnya yaitu: adanya santri yang mau mempelajari metode Amstilati. adanya persetujuan dari kyai/pengasuh dan dorongan dari ustadz, adanya pengampu yang berkompeten. Ada pula faktor penghambat yaitu: kurang maksimalnya santri waktu dalam pembelajaran, rasa malas yang dialami para santri 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri