DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN METODE AL-ASAS DALAM MEMPERCEPAT PENGUASAAN BACA KITAB KUNING BAGI SANTRI PESANTREN PROGRESIF WASILATUL HUDA DUKOHKIDUL NGASEM BOJONEGORO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
ARIF, MUHAMMAD FAHMI
Subject
371 Sekolah dan aktivitasnya; pendidikan khusus 
Datestamp
2023-09-08 08:42:31 
Abstract :
Skripsi ini mengkaji tentang upaya Pesantren Progresif Wasilatul Huda dalam mengaplikasikan ilmu Nahwu dan Sharaf dari perspektif Al-Asas untuk meningkatkan keterampilan membaca kitab kuning. Penelitiaan ini bertujuan untuk merinci langkah-langkah yang diambil oleh pesantren dalam penerapan ilmu tersebut dengan pendekatan yang alami. Dilakukan di Pesantren Progresif Wasilatul Huda, di Desa Dukuhkidul, Ngasem, Bojonegoro, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari data yang terkumpul, dianalisis dengan interpretasi yang menghasilkan kesimpulan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan panduan bagi ustad/ustadzah di Pesantren Progresif Wasilatul Huda untuk mengembangkan metode pengajaran sesuai tujuan yang diinginkan. Hasil penelitian menunjukkan: (i) Penerapan pengajaran ilmu Nahwu dan Sharaf dengan Metode Al-Asas di Asrama Santri Pesantren Progresif Wasilatul Huda (disingkat ASPRO) memiliki kesamaan yang signifikan dengan penerapan Metode Al-Asas di pusat Al-Asas. Meskipun demikian, durasi pembelajaran Metode Al-Asas di ASPRO lebih singkat, yakni hanya dua kali pertemuan dalam sehari, berbeda dengan pusat Al-Asas di mana para santri belajar materi Al-Asas minimal empat kali pertemuan setiap harinya. (ii) Penerapan Metode Al-Asas di pondok ASPRO menghadapi sejumlah hambatan, diantaranya kurangnya konsentrasi dan interaksi santri dalam kelas, pembatasan durasi pengajaran karena kegiatan sekolah formal, kesulitan menghafal materi, serta keterbatasan media dan sarana pendukung pembelajaran. Diperlukan solusi yang mengatasi berbagai aspek ini untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. (iii) Untuk meningkatkan hasil pembelajaran, pengajar diharapkan menjadi lebih proaktif. Durasi pembelajaran perlu diperpanjang. Aturan dalam metode pembelajaran hafalan perlu diikuti. Bantuan pendampingan dari santri senior diperlukan. Penghargaan diberikan kepada santri yang berhasil menyelesaikan jilid pembelajaran. Peningkatan fasilitas dan infrastruktur juga menjadi faktor penting. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri