Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh profil pelajar pancasila yang belum diterapkan dengan baik oleh siswa. Pasalnya masih terdapat beberapa siswa yang kurang disiplin, malas belajar ketika di rumah, rasa acuh terhadap nasehat guru, serta perkembangan teknologi yang semakin pesat menyebabkan siswa kurang begitu paham teknologi. Disinilah peran guru dalam berinteraksi dengan siswa sangatlah diperlukan dalam membentuk karakter, kepribadian dan alur perkembangan teknologi modern serta berperilaku sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian untuk teknik analisis meliputi merekduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan : (1) pola interaksi antara guru dan siswa bersifat asosiatif. Dimana didalamnya meliputi interaksi antara sesama guru, guru dengan siswa dan guru dengan wali murid. (2) implementasi pola interaksi antara guru dan siswa dalam mewujudkan profil pelajar pancasila. Menghasilkan tiga bentuk interaksi yaitu asimilasi, akomodasi dan kerjasama baik dalam kegiatan intrakulikuler, ekstrakulikuler dan budaya madrasah. (3) faktor pendukung dan penghambat pola interaksi antara guru dan siswa dalam mewujudkan profil pelajar pancasila adalah semangat dan antusias guru dan siswa dalam kegiatan apapun menjadi faktor pendukung, sedangkan faktor penghambatnya adalah terdapat beberapa siswa acuh terhadap nasehat dan motivasi dari guru.