Abstract :
Bahasa Krama Inggil merupakan salah satu warisan budaya yang hampir punah dan harus kita lestarikan. Sebagai warga negara yang baik, merupakan suatu keharusan untuk kita tanamkan sejak dini kepada anak-anak kita. Bahasa krama inggil merupakan bagian dari penuturan bahasa jawa yang tingkatannya tertinggi karena krama inggil dipergunakan untuk memberikan penghormatan kepada lawan bicara yang lebih tua dan layak untuk diberi penghormatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Implementasi Metode Bernyanyi dalam Mengenalkan Bahasa Krama Inggil Pada Anak Usia 4 ? 5 Tahun di RA Nurul Ulum Desa Sandingrowo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anak usia 4 ? 5 tahun dan guru kelas A di RA Nurul Ulum Sandingrowo Soko Tuban yang berjumlah 15 anak, terdiri dari 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2023. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber dengan harapan data yang dihasilkan valid, subjektif dan otentik.
Hasil dari penelitian ini bahwa Impleimeintasi meitodei beirnyanyi dalam meingeinalkan bahasa krama Inggil adalah dalam peilaksanaan peimbeilajaran yang dilaksanakan oleih guirui di keilas meinggunakan metode bernyanyi dengan dua jenis lagu yaitu 3 tembang dolanan dan 5 lagu gubahan. Impleimeintasi meitodei beirnyanyi dalam meingeinalkan Bahasa krama Inggil meimbeirikan hasil yang positif teirhadap anak-anak di RA Nuiruil Uiluim dibuiktikan deingan hasil wawancara keipada para wali muirid yang seibagian beisar anak suidah bisa meinyeibuitkan beirbeirapa kosa kata Bahasa krama inggil keitika di ruimah.