Abstract :
Indonesia merupakan salah satu bangsa yang memiliki keberagaman tradisi, suku, dan kesenian di setiap daerah memiliki identitas dan kebudayaannya masing ? masing. Bojonegoro merupakan salah satu Kota di Provinsi Jawa Timur yang memiliki beragam kekayaan hayati, buatan serta kekayaan budaya. Pada bidang kebudayaan, Bojonegoro memiliki beragam kesenian salah satu keseniannya yaitu Sandur. Kesenian Sandur Sedhet Srepet berkembang di lingkungan etnis yang didalamnya berisi adat leluhur yang turun temurun diwariskan dan merupakan landasan eksitensi yang pokok dalam seni pertunjukan di Bojonegoro.
Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatan Etnografi. Sedangkan titik fokus penelitian ini meliputi studi intensif budaya dan bahasa, bidan atau domain tunggal, ataupun gabungan metode historis, observasi dan wawancara. Penelitian Etnografi juga dapat didekati dari titik pandang persepsi seni dan kebudayaan, dan lebih sebagai suatu usaha deskriptif dari pada usaha analitik.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil sebagai berikut: Nilai ? nilai pendidikan Islam pada kesenian Sandur Sedhet Srepet meliputi nilai pendidikan Islam Akhlak, nilai pendidikan Islam Ibadah, nilai pendidikan Islam Aqidah yang terdapat dalam kesenian Sandur Sedhet Srepet pada, 1) aspek drama, 2) aspek tari, 3) aspek musik, 4) aspek akrobatik, serta dalam simbol dan tradisinya. Penerapan nilai ? nilai pendidikan Islam dalam kesenian Sandur Sedhet Srepet merupakan metode penyelarasan antara pendidikan Islam dengan kesenian menjadikan kolaborasi antara kebudayaan lokal dengan agama Islam untuk menjadi media pendidikan Islam. Kesenian Sandur Sedhet Srepet telah menerapkan nilai - nilai pendidikan Islam diantaranya segala unsur baik drama musik hingga tari serta tradisi yang bercorak pendidikan Islami, namun tetap menjaga dan mempertahankan esensi karakter asli kesenian Sandur.