Abstract :
Kecanggihan teknologi akan memudahkan proses komunikasi. Dunia pendidikan tidak luput dari canggihnya teknologi. Salah satu cara memanfaatkan teknologi dalam menyajikan materi pembelajaran adalah dengan menggunakan google sites. Dalam penelitian ini membahas tentang pengembangan media pembelajaran google sites pada mata pelajaran Fikih fase E materi fikih dan sejarah perkembangannya di MA Islahiyah Kalitidu Bojonegoro dengan tujuan: 1) Mengetahui pengembangan media pembelajaran google sites pada mata pelajaran fikih fase E materi fikih dan sejarah perkembangannya di MA Islahiyah Kalitidu Bojonegoro; 2) Mengetahui kelayakan media pembelajaran gol sites pada mata pelajaran fikih fase E materi fikih dan sejarah perkembangan di MA Islahiyah Kalitidu Bojonegoro; 3) Mengetahui respon peserta didik terhadan penggunaan media pembelajaran google sites pada mata pelajaran fikih fase materi fikih dan sejarah perkembangannya di MA Islahiyah Kalitidu Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan 4D yang terbagi dalam 4 tahap, yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan angket. Wawancara ditujukan kepada pendidik untuk mengetahui bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran; Wawancara juga ditujukan kepada peserta didik untuk mengetahui kemenarikan media pembelajaran yang dikembangkan; Angket validasi ditujukan kepada validator materi dan validator media untuk mengatahui kelayakan produk yang dikembangkan; Angket respon ditujukan kepada peserta didik untuk mengetahui kemenarikan produk yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Media pembelajaran ini berisi menu presensi, materi, dan evaluasi yang simpel dan mudah digunakan; 2) Media pembelajaran masuk dalam kategori sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan perolehan skor rata-rata 88% dan hasil validasi ahli media dengan perolehan skor rata-rata 81%; 3) Media pembelajaran masuk dalam kategori sangat menarik berdasarkan hasil angket respon peserta didik dengan perolehan skor rata- rata 88% serta wawancara terkait respon yang diberikan