Abstract :
Keberagaman yang dimiliki Indonesia sebagai negara yang masyarakatnya majemuk dan multikultural, yakni meliputi: agama, budaya, suku, dan bahasa tentu dengan keberagaman yang ada perlu adanya keseimbangan. Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan dalam nilai-nilai Islam Moderat adalah jawaban bagi masyarakat di Indonesia, upaya deradikalisasi melalui pendekatan pendidikan diharapkan mampu membuat peradaban yang damai di tengah keberagaman yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, adapun teknik pengumpulan data penelitiannya menggunakan studi kepustakaan, dan penelitian kepustakaan ini bersifat komparatif deskriptif, yaitu membandingkan dua variabel dari perspektif Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan, baik dari sumber primer maupun sekunder. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan melalui beberapa sumber pustaka yang di dalamnya memuat pendapat dari para tokoh terkait, dari perbandingan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, konsep pendidikan Islam moderat perspektif dari Islam Nusantara yaitu pendidikan Islam yang menyemaikan penanaman unsur karakter yang intelektual berbasis keagamaan, cinta budaya dan berkebangsaan. Sedangkan konsep pendidikan Islam moderat perspektif Islam Berkemajuan yaitu pendidikan Islam moderat yang mencerminkan pendidikan holistik yang mencerahkan, sehingga mampu menciptakan manusia moderat. Kedua, persamaan Islam moderat perspektif Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan memiliki nilai-nilai dalam sikap pemikiran moderat, yaitu: Tawasuth, Tawazun, I?tidal, Tasamuh, Amar Ma?ruf Nahi Munkar. Sedangkan perbedaannya adalah dalam upaya pergerakannya, Islam Nusantara menghendaki pendidikan Islam moderat yang struktural dan kental akan nuansa kulturalnya, sedangkan Islam Berkemajuan menghendaki pendidikan Islam moderat yang berfokus pada perubahan dalam gerakannya yaitu ?reformis-modernis?, salah satunya dengan melakukan perubahan pada pesantren lama menjadi pesantren modern.