Abstract :
Masalah dalam penelitian ini adalah anak balita di desa Nglarangan masih banyak yang masuk kategori gizi kurang yaitu sebesar 53,6%. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui program PMT berbasis pangan lokal dalam penanggulangan stunting di Desa Nglarangan Kanor Bojonegoro dan Untuk mengetahui efektivitas program PMT berbasis pangan lokal dalam penanggulangan stunting di Desa Nglarangan Kanor Bojonegoro. Pendekatan Penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 28 anak balita di Desa Nglarangan Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan. Dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji wilcoxon dan uji z-score. Hasil penelitian ini diperoleh dengan program PMT berbasis pangan lokal dengan jenis hidangan pudding labu kuning, dimana pemberian PMT diberikan 3 kali seminggu dan selama 3 di bulan. Hasil penelitian ditunjukkan dengan perolehan rekapitulasi hasil status gizi sebelum diterapkannya PMT berbasis pangan lokal sebesar 82,6 dan sesudah diterapkannya program PMT berbasis lokal sebesar 86,1. hasil perbandingan antara nilai Sig. dengan nilai alpha dimana nilai Sig. lebih kecil daripada nilai alpha (0,000 < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan Program PMT berbasis pangan lokal efektif dalam penanggulangan stunting di Desa Nglarangan Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro.