Abstract :
Pendekatan humanistik merupakan sebuah pendekatan dalam pembelajaran yang memandang peserta didik sebagai individu yang utuh dan memiliki keunikan serta potensi dan kecerdasan masing-masing. Pendekatan humanistik berusaha untuk memanusiakan manusia dengan mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik serta membantunya untuk dapat mencapai aktualisasi diri melalui berbagai model metode dan strategi pembelajaran yang humanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep implementasi teori belajar humanistik pada pembelajaran pendidikan agama Islam dalam membentuk akhlak siswa di SMPN 4 Bojonegoro dan faktor apa saja yang mendukung dan menghambat pembelajaran pendidikan agama Islam dalam membentuk akhlak siswa di SMPN 4 Bojonegoro
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Peneliti memperoleh data dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi berupa triangualasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teori belajar humanistik pada pembelajaran pendidikan agama Islam dalam membentuk akhlak siswa di SMPN 4 Bojonegoro telah diterapkan oleh guru melalui: (a) pembelajaran yang sifatnya menyenangkan, kondusif, dan menekankan keaktifan siswa melalui model pembelajaran active learning, strategi pembelajaran discovery, metode pembelajaran diskusi, tanya jawab dan demostrasi serta evaluasi pembelajaran. (b) faktor yang mendukung antara lain siswa dapat diajak bekerja sama dalam pembelajaran serta peran guru yang telah merencanakan pembelajaran dengan baik sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang humanis. (c) faktor penghambatnya adalah dari kemampuan guru yang terbatas,guru yang kurang menguasai IT, dan guru pendidikan agama Islam yang tidak sebanding dengan banyaknya siswa sehingga sulit untuk memahami siswa satu persatu.