Abstract :
Kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bojonegoro merupakan peristiwa yang sering terjadi yang disebabkan karena kelalaian yang dibuat oleh sistem pembentuk lalu lintas seperti pengemudi (manusia), kendaraan, ruas jalan, dan lingkungan. Kasus kecelakaan di Kabupaten Bojonegoro dari tahun 2019 sampai 2022 mencapai 5.843 korban dengan kondisi korban mengalami luka ringan dan luka berat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui klasifikasi kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bojonegoro berdasarkan tingkat keparahan luka korban dengan menggunakan beberapa atribut diantaranya adalah tingkat keparahan luka korban, jenis kelamin korban, kendaraan yang terlibat, jenis kecelakaan, waktu kejadian, dan usia korban. Metode yang digunakan adalah Artificial Neural Network dan Decision Tree. Kedua metode tersebut akan dibandingkan untuk mengetahui hasil klasifikasi yang terbaik menggunakan pedoman parameter dari nilai accuracy, recall, dan precision. Data yang digunakan berasal dari Satuan Lalu Lintas Kabupaten Bojonegoro tahun 2019-2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Artificial Neural Network memiliki nilai accuracy sebesar 91.27%, nilai precision sebesar 93.88%, nilai recall sebesar 96.21%, specificity sebesar 59.02%, dan NPN sebesar 70.46%. Sedangkan metode Decision Tree, nilai accuracy sebesar 90.71%, nilai precision sebesar 93.85%, nilai recall sebesar 95.54%, specificity sebesar 59.15%, dan NPN sebesar 67.01%. Demikian dapat disimpulkan bahwa klasifikasi menggunakan metode Artificial Neural Network lebih baik dibandingkan dengan metode Decision Tree.