Abstract :
Menanamkan nilai karakter kesopanan sangat penting ditanamkan sejak dini, karena dapat mempengaruhi perilaku anak pada masanya. Salah satunya adalah berbicara santun, sopan santun merupakan peraturan bagi tingkah laku manusia yang timbul dari hasil pergaulan sekelompok yang berisi perintah, larangan dan saksi tertentu. Ethnoeducation (pendidikan tradisisonal) yaitu pendidikan yang dilembagakan dalam sekolah konvensional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesopanan anak melalui ethnoeducation ( pendidikan tradisional). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, yang berlokasi di TK Islam An Nuur Purwosari . Dengan subjek kepala sekolah, guru kelas, peserta didik dan wali murid. Sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan data sekunder. Teknis analisis data terdiri dari memeriksa kelengkapan data, mengelompokan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan menanamkan nilai karakter kesopanan dapat mengetahui anak yang sudah menerapkan sikap sopan santun. Seperti berbicara pelan, berkata santun, mengucapkan permisi ketika lewat di depan orang, dll. Kegiatan ini juga menambah pengetahuan kepada anak-anak bahwa sikap sopan santun sangat penting dilakukan sejak dini. Faktor pendukungnya adalah buku cerita dan kerjasama orang tua ketika di rumah, untuk faktor penghambatnya anak terkadang lupa dengan sikap sopan santun yang sulitnya mengendalikan anak ketika bermain di luar lingkungan rumah. Ketika anak-anak keluar rumah, orang tua tidak bisa memahami secara menyeluruh apa yang anak-anak mereka lakukan ketika diluar rumah, masih memegang sikap kesopanan atau tidak, yang mereka telah ajarkan di rumah. Adapun faktor yang lan yaitu faktor dari orang tuanya sendiri.