Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya kesadaran intensi berwirausaha pada peserta didik dan fenomena perubahan kurikulum dalam dunia pendidikan di indonesia, serta untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai muamalah dalam kegiatan bazar kewirausahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk mengetahui strategi awal perencanaan, bentuk implementasi dan evaluasi yang ditempuh oleh sekolah dalam penguatan profil pelajar Pancasila berbasis proyek melalui kegiatan bazar kewirausahaan, serta internalisasi nilai-nilai muamalah dalam kegiatan proyek P5 bazar kewirausahaan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Reserch). Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif berkarakter deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yakni, reduksi data, penyajian data lalu penarikan kesimpulan. Adapun sumber data pada penelitian ini, yaitu tim koordinator P5, dan waka kurikulum SMA Negeri 1 Senori. Berdasarkan penelitian yang telah peneliti paparkan dapat disimpulkan bahwa orientasi kurikulum merdeka ada beberapa tahapan: (1) Strategi awal perencanaan P5 dalam penelitian ini meliputi: a) indentifikasi kesiapan sekolah, b) mengidentifikasi tema yang ditentukan kemendikbud, c) menentukan tema yang lebih spesifik, d) alokasi waktu, e) menyusun modul proyek f) sub elemen dan assesmen . (2) Bentuk implementasi dalam penelitian ini ada beberapa tahapan yaitu, a) Pengenalan (fell), b) Kontekstual, c) Aksi (Do), d) Evaluasi. (3) Internalisasi nilai-nilai muamalah dalam implementasi proyek penguatan profil pelajar Pancasila melalui bazar kewirausahaan ialah terdapat transaksi jual beli , pinjam meminjam serta nilai muamalah bentuk akhlaq / perilaku seperti jujur, amanah, sabar, bekerjasama dan tidak melakukan penimbunan yang dilarang oleh syari'at