Abstract :
Perubahan bentuk kepala piston dan volume ruang bakar sanagtlah berpengaruh pada suatu mesin. Sehingga dapat meningkatkan serta menyempurnakan pembakaran suatu mesin dan penyesuaian pemilihan bahan bakar, Penggunaan Piston FIM51-250 pada Honda GL 200 sangatlah berpengaruh pada Daya, Torsi, dan Air fuell ratio. Untuk mendapatkan data penelitian yang akurat, maka pengujian hendaknya dilakukan berdasarkan standar pengujian yang ada. Metode pengujian performa mesin berdasarkan SAE J1349 DEC 80. Data yang dihasilkan dari pengukuran rasio kompresi piston GL 200 sebesar 9,4 : 1 dan piston FIM51-250 sebesar 11,2 : 1 mengalami peningkatan 19%, Sehingga bahan bakar dapat menggunakan pertamax untuk mencapai pembakaran yang sempurna dari yang sebelumnya menggunakan pertalite. Untuk peningkatan torsi terendah sebesar 10% pada rpm 7500, untuk peningkatan tertinggi sebesar 182% pada rpm 3000, hampir 2 kali lipat dari torsi piston GL 200, Dan untuk peningkatan daya terendah sebesar 6% pada rpm 4500 sedangkan untuk peningkatan tertinggi sebesar 36% pada rpm 6000, Seperti yang di gambar kan pada gambar 4.2 pada rpm 1500 sampai 4500 daya antara piston GL 200 dan FIM51-250 cederung ratadengan sedikit peningkatan, sedangkan pada rpm 4500 ke atas sampai 9000 penikatan semakin besar, karena mesin mengalami kenaikan rasio kompresi dan juga volume ruang bakar semakin besar setelah pengaplikasian piston FIM51-250 di mesin Gl 200, dengan bentuk kepala piston yang jauh berbeda. Sedangkan Peningkatan hasil pengujian airfuell ratio menggunakan piston GL 200 dan FIM51-250 dihasilkan peningkatan sebesar 6% yang sama rata pada rpm 1500 sampai 9000, peningkatan di sebabkan perubahan volume ruang bakar, sehingga percampuran bahan bakar dan konsumsi bahan bakar semakin besar.