Abstract :
IPNU-IPPNU sebagai organisasi pelajar di bawah naungan organisasi masyarakat Nahdlatul Ulama menjadi salah satu solusi peningkatan aspek religius para pelajar di Desa Ngrowo. Organisasi ini mampu melahirkan kader yang berakhlak, berilmu, mengetahui dengan jelas tentang organisasi, dan menjadi pelajar-pelajar yang penuh kreativitas untuk mensyiarkan agama Islam. Untuk itu penelitian ini dilakukan untuk lebih lanjut mengetahui tentang peran organisasi IPNU-IPPNU.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran organisasi IPNU-IPPNU dalam membentuk karakter Aswaja pada pelajar Desa Ngrowo; faktor pendukung dan penghambat dalam organisasi IPNU-IPPNU untuk membentuk karakter Aswaja pada pelajar Desa Ngrowo; dan dampak penerapan program organisasi IPNU-IPPNU dalam membentuk karakter Aswaja pada pelajar Desa Ngrowo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenispenelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalampenelitianini menggunakan observasi; wawancara bersama 5 orang pengurus ranting IPNU IPPNU Desa Ngrowo dan dokumentasi. Sedangkan untuk mengolah data yang peneliti menggunakan teknik triangulasi teknik . Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus dan Analisa data melalui Analisa deskriptif.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pertama, PR IPNU-IPPNU Desa Ngrowo memberikan fungsi baik fungsi organisasi secara umum, fungsi berdasarkan pedoman kaderisasi IPNU-IPPNU, dan peran dalam membentuk karakter religius Aswaja pada pelajar Desa Ngrowo. Adapun fungsi organisasi yang dicapai yaitu fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian berdasarkan teori fungsi organisasi oleh Henry Fayol. Dalam lingkup pedoman kaderisasi IPNU-IPPNU memenuhi fungsi untuk mencetak kader berilmu, berorganisasi, dan berakhlak. beberapa fungsi di atas dicapai dengan membantu program-program masyarakat; kedua, adanya faktor pendukung dan penghambat tidak menjadikan PR IPNU-IPPNU tidak dapat melaksanakan programnya. Melainkan setiap faktor penghambat dapat ditemukan solusinya sehingga program PR IPNU-IPPNU tetap berjalan sebagaimana tujuan yang diharapkan; ketiga, sejak berdirinya PR IPNU-IPPNU Desa Ngrowo berhasil memberikan warnadan berdampak dalam peningkatan karakter Aswaja pada pelajar Desa Ngrowo.
Kata Kunci: Peran Organisasi, IPNU-IPPNU, Karakter Aswaja