Abstract :
Dewasa ini peminat sepeda motor matic cukup tinggi, hal ini didasari oleh kemudahan penggunaannya, sehingga hampir seluruh kalangan dapat menggunakan motor tersebut. Akan tetapi dikalangan pecinta motor khususnya motor metic, motor jenis ini dinilai kurang memiliki daya (power), sehingga perlu dilakukan modifikasi dibeberapa komponen pada CVT (Continuous Variable Transmission). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan performa mesin agar layak digunakan. Diantaranya, menambah volume ruang bakar, mengganti pemberat (roller), mengganti v-belt, mengganti pegas pulley skunder, dll. Didalam penelitian ini peneliti akan menghitung/eksperimen menggunakan jenis pegas pengembali berdasarkan. Pegas yang digunakan dalam penelitian ini adalam pegas pengembali after mark 1000,1500 dan 2000 rpm, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peforma mesin (torsi, daya efektif, dan konsumsi bahan bakar) dengan variasi pegas pengembali pada mesin sepeda motor Honda PCX tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen (experimental research). Objek dalam penelitian ini sepeda motor Honda PCX tahun 2021. Standart pengujian peforma mesin berdasarkan SAE J1349. Peralatan dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Rpm counter & oil temperature meter, chassis dynamometer, stop watch, fuel meter dan blower. Data yang dihasilkan dari pengukuran performa Honda PCX menggunakan pegas standar dibandingkan dengan pegas after mark CLD 1000, 1500 dan 2000 rpm setelah di rata-rata memperoleh peningkatan torsi terendah sebesar -75% pada rpm 1500, untuk peningkatan tertinggi sebesar 19% pada rpm 6000, Dan untuk peningkatan daya terendah sebesar -60% pada rpm 3000 sedangkan untuk peningkatan tertinggi sebesar 18% pada rpm 6000, Seperti yang di gambar kan pada gambar 4.2 pada rpm 1500 sampai 6000 daya antara pegas standar dan after mark CLD cederung rata dengan sedikit peningkatan, sedangkan pada rpm 4500 ke atas sampai 9000 penikatan semakin besar. Sedangkan Peningkatan hasil pengujian airfuell ratio menggunakan pegas after mark CLD 1000, 1500 dan 2000 rpm dihasilkan peningkatan sebesar 0% yang sama rata pada rpm 1500 sampai 9000, peningkatan di sebabkan perubahan volume ruang bakar, sehingga percampuran bahan bakar dan konsumsi bahan bakar semakin besar.