DETAIL DOCUMENT
FORMULASI DAN UJI AKTIFITAS ANTIBAKTERI PADA SEDIAAN GEL SERUM ANTIJERAWAT EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
NAFI, ROSYIDA KUAYYISIN
Subject
610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan 
Datestamp
2023-09-11 02:32:37 
Abstract :
Penyakit infeksi pada kulit yang sering dialami oleh penduduk indonesia salah satunya yaitu jerawat. Salah satu bakteri utama penyebab jerawat yaitu bakteri Propionibacterium acnes. Penyakit jerawat di Indonesia terjadi saat remaja dengan puncak insiden sekitar umur 15-18 tahun kira-kira antara 80-85%, pada perempuan dengan umur >25 tahun dengan presentase sebesar 12%, dan pada usia 35-44 tahun dengan presentase sebesar 3%. Upaya pengobatan jerawat yaitu dengan penggunaan kosmetik berupa skincare dan antibiotik, akan tetapi penggunaan antibiotik dalam jangka panjang dapat menyebabkan resistensi. Daun pepaya memiliki senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, tanin, dan flavonoid yang memiliki aktifitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi sediaan gel serum ekstrak daun pepaya yang memenuhi persyaratan dalam evaluasi mutu fisik dan kimia sediaan dan Untuk mengetahui aktifitas antibakteri sediaan gel serum antijerawat ekstrak daun papaya terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian true eksperimental dan desain RAL. Daun pepaya diekstraksi dengan pelarut etanol 96%. Sediaan gel serum dibuat dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda 5%, 10%, dan 15%. Sediaan gel serum dilakukan uji evaluasi sediaan selama 28 hari meliputi uji organoleptis, uji pH menggunakan kertas indikator pH, uji daya lekat, uji daya sebar, dan uji homogenitas. Sediaan gel serum diuji aktifitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan metode difusi cakram. Hasil evaluasi sediaan selama penyimpanan 28 hari menunjukan sediaan yang stabil dengan hasil uji organoleptis berbentuk agak kental, berwarna hijau, memiliki bau green tea, hasil uji pH memiliki nilai pH 5-6, hasil uji homogenitas yang dimiliki baik, hasil uji daya sebar memiliki nilai 6 cm, dan hasil uji daya lekat dibawah 1 detik. Hasil uji antibakteri yang dihasilkan yaitu pada kontol positif menunjukan zona hambat dengan rata-rata sebesar 20,3 mm, kontrol negatif tidak menunjukan zona hambat, formulasi 1 menunjukan zona hambat dengan rata-rata sebesar 7,3 mm, formulasi 2 menunjukan zona hambat dengan rata-rata sebesar 9 mm, dan formulasi 3 menunjukan zona hambat dengan rata-rata sebesar 10,3 mm. Berdasarkan hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) dapat diformulasikan menjadi sediaan gel serum yang memenuhi persyaratan evaluasi. Hasil uji aktifitas antibakteri gel serum antijerawat ekstrak daun papaya (Carica papaya L.) memiliki aktifitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes sebagai antijerawat. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri