Abstract :
Kemampuan Computational Thinking adalah kemampuan yang dimiliki siswa untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara bernalar dan menggunakan algoritma yang jelas. Kemampuan kognitif tersebut menjadi salah satu keterampilan penting dalam mendukung siswa terhadap konsep matematika. Namun, faktanya kemampuan Computational Thinking siswa Indonesia masih rendah, hal ini ditunjukkan dari hasil PISA tahun 2018, yang mana kurang dari 10% siswa Indonesia yang berada pada level 4, 5 dan 6. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan Comoutational Thinking siswa adalah dengan memberikan pendekatan pembelajaran matematika realistik. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh M. Gunawan Supiarmo pendekatan pembelajaran matematika realistik lebih mampu meningkatkan kemampuan Computational Thinking siswa daripada dengan pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, peneliti menggunakan pendekatan pembelajaran matematika realistik untuk mengetahui efektivitas pendekatan pembelajaran matematika realistik dalam meningkatkan kemampuan Compuatational Thinking siswa. Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen yang melibatkan satu kelompok yang diberi perlakuan, populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 4 Bojonegoro pada semester genap tahun ajaran 2022/2023 yang terdiri dari 6 kelas dan dipilih 1 kelas secara acak sebagai sampel penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistika deskriptif dan inferensial. Hasil analisis statistika deskripsif menunjukkan rata-rata kemampuan awal siswa (pretest) yaitu 31, 89 berada pada kategori rendah, dan rata-rata hasil kemampuan Computational Thinking siswa (posttest) yaitu 74, 62 berada pada kategori sedang, dengan rata-rata peningkatan kemampuan Computational Thinking dengan uji Normalized Gain sebesar 0, 65 yang berada pada kategori sedang. Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis statistika inferensial dengan uji-t yang menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikan kurang dari 0, 05 (0, 000 < 0, 005) yang artinya terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan sebelum dan sesudah penerapan pendekatan pembelajaran matematika realistik. Dan dari hasil perhitungan effect size sebesar 7, 76 dengan kategori berefek tinggi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran matematika realistik efektif dalam meningkatkan kemampuan Computational Thinking siswa.