Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
Asnan Farikha (STUDENT ID : 2012550103351)
Anas yusuf (LECTURER ID : 0000000000)
Moh. salamun (LECTURER ID : 0000000000)
Subject
373 Pendidikan menengah; sekolah tingkat lanjutan
Datestamp
2022-01-10 08:52:09
Abstract :
Pada dasarnya setiap guru mendambakan siswa-siswi yang cerdas dan berperilaku baik dalam kehidupan sehari-harinya, sehingga mereka kelak akan menjadi pribadi yang unggul dan tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Namun perlu disadari bahwa generasi unggul semacam demikian ini tidak akan tumbuh dengan sendirinya. Para pendidik harus pandai memilih dan mempergunakan pendekatan yang akan dipergunakannya. Salah satunya adalah pendekatan kasih sayang yang sangat diperlukan dalam menanggulangi kenakalan siswa.
Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pendekatan kasih sayang guru terhadap siswa. (2) Bagaimana kenalan siswa di SMP Plus Al-Ishlah Prambontergayang Soko Tuban. (3) Bagaimana pendekatan kasih sayang sebagai upaya yang dilakukan oleh guru dalam menanggulangi kenakalan siswa di SMP Plus Al-Ishlah Prambontergayang Soko Tuban.
Penelitian ini dilaksanakan SMP Plus Al-Ishlah Prambontergayang Soko Tuban. Subyek penelitian ini adalah kelas VIII di SMP Plus Al-Ishlah. Data dalam penelitian ini adalah data tentang penggunaan pendekatan kasih sayang sebagai upaya guru dalam menanggulangi kenakalan siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan dengan jelas bahwa: Berdasarkan hasil penelitian, Upaya guru dengan menggunakakan pendekatan kasih sayang dalam ,menanggulangi kenakalan siswa di kelas VIII SMP Plus Al-Ishlah Prambontergayang Soko Tuban sudah termasuk dalam kategori berhasil. Terbukti mereka sangat tawadhu? kepada guru dan semangat dalam mengikuti pelajaran dibandingkan sebelumnya, yakni sebelum adanya penerapan pendekatan kasih sayang. Siswa menjadi betah di kelas, suasana kelas menyenangkan dan kelihatan hidup sehingga mereka sudah tidak beranggapan lagi bahwa belajar di SMP Plus Al-Ishlah itu sebagai ajang kebebasan dalam bersikap dan berperilaku.