Abstract :
Agresi verbal merupakan kecenderungan untuk menyerang orang lain atau memberi stimulus yang merugikan dan menyakitkan orang lain secara verbal seperti melukai dan menyakiti orang lain melalui verbal. Agresi verbal merupakan masalah serius yang berdampak negatif bagi kesehatan mental. Agresi verbal memiliki 4 aspek yaitu (1) agresi verbal aktif langsung (2) agresi erbal aktif tidak langsung (3) agresi verbal pasif langsung (4) agresi verbal pasif tidak langsung. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII MTs Islamiyah Malo dengan tujuan untuk mengetahui keefektifan konseling individu dengan teknik cognitive restructuring untuk mengurangi agresi verbal siswa. Jenis penelitian ini adalah preeksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design. Pengumpulan data menggunakan instrumen agresi verbal, observasi dan wawancara, teknik purposif sampling untuk memilih 3 sampel dari 70 responden yang akan di beri layanan konseling individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas Shapirrow-Wilk, uji homogenitas dan uji paired sampel t test. Berdasarkan hasil uji paired sampel t-test diketahui nilai sig. (2 tabiled) sebesar 0,020 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha di terima yang berarti terdapat perbedaan signifikan. Penelitian konseling individu teknik cognitive restructuring terbukti efektif untuk mengurangi agresi verbal siswa.