DETAIL DOCUMENT
PENGEMBANGAN BIOETANOL DARI LIMBAH KULIT SINGKONG DENGAN METODE FERMENTASI DAN DESTILASI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Total View This Week0
Institusion
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
Author
ADIANTO, YOYOK
Subject
662 Teknologi bahan peledak, bahan bakar, dan produk terkait 
Datestamp
2023-09-14 08:01:42 
Abstract :
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara pembuatan bioetanol dari limbah kulit singkong, Pengaruh dari jumlah ragi dan juga lama waktu fermentasi, pembuatan bioetanol pada penelitian ini meliputi proses hidrolisis, fermentasi dan destilasi, pati kulit singkong di hidrolisis dengan bantuan asam H2SO4 dengan konsentrasi sebesar 5% kemudian ditambahkan ragi Saccharomyces cerevisiae sesuai variasi untuk di fermentasikan sesuai dengan variasi, setelah proses fermentasi selesai kemudian di lakukan proses destilasi untuk mengambil alkohol dalam cairan fermentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa etanol dapat di peroleh melalui proses hidrolisis, fermentasi dan destilasi, dengan kadar etanol tertinggi yaitu 13%, setelah di dapatkan etanol kemudian bioetanol dengan kadar etanol tertinggi di lakukan proses destilasi bertingkat dengan tujuan untuk meningkatkan kadar etanol yang di peroleh, hasil dari destilasi bertingkat menunjukan adanya perubahan kadar etanol yang di peroleh yaitu sebesar 30% pada destilasi tahap ke dua dan 67% pada tahap destilasi ke tiga. Bioetanol dengan kadar 30% dan 67% kemudian di lakukan uji densitas, viskositas, nilai kalor dan titik nyala untuk di bandingkan dengan standar mutu bioetanol. Dari pengujian yang telah di lakukan di dapatkan nilai densitas 0,988 gr/ml pada bioetanol 30% dan 0,732 gr/ml pada bioetanol 67%, Viskositas sebesar 0,0246 cP pada bioetanol 30% dan 0,0115 cP pada bioetanol 67%, nilai kalor sebesar 1.155 kkal/kg pada bioetanol 30% dan 3.844 kkal/kg pada bioetanol 67%, titik nyala bioetanol 30% menunjukkan pada 42?C dan bioetanol 67% pada 19?C. Dari hasil eksperimen ini bioetanol 30% belum memenuhi standar mutu bioetanol dan bioetanol 67% telah mendekati standar mutu bioetanol. 
Institution Info

Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri