Abstract :
Pengembangan media pembelejaran merupakan salah satu cara menumbuhkan minat siswa untuk belajar hal baru dalam materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Media pembelajaran mendukung keberhasilan belajar. Dalam proses pembelajaran, khususnya pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa valid dan layak media permainan ular tangga berbasis etnomatematika yang didesain peneliti sebagai media pembelajaran siswa. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan atau Reseach and Development (R&D). Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Bord and Gall. Model pengembangan Bord and Gall terdiri dari 10 tahapan, yaitu: studi pendahuluan, merencanakan penelitian, pengembangan desain, pliminary field testing, revisi hasil uji lapangan terbatas, main field test, revisi hasil uji coba lapangan lebih luas, uji kelayakan, revisi final hasil uji kelayakan, desiminasi dan implementasi produk akhir. Namun pada penelitian ini hanya menggunakan 5 tahap, yaitu: tahap analisis produk, tahap pengembangan produk awal, tahap validasi ahli revisi, tahap uji coba skala kecil, tahap uji coba skala besar dan produk akhir. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi ahli media, lembar validasi soal, dan lembar respon angket peserta didik terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian media pembelajaran ini dilaksakan di SMP Unggulan Al-Falah dengan peserta didik kelas VII yang berjumlah 19 orang. Berdasarkan hasil validasi ahli media didapat bahwa media pembelajaran matematika dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata 2,7 dan hasil validasi soal didapat soal dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata 2,7. Hasil angket respon peserta didik terhadap media pembelajaran matematika didapat bahwa media pembelajaran berbasis etnomatematika dinyatakan media yang dikembangkan sangat layak dengan skor rata-rata 2,8. Dengan demikian media pembelajaran matematika yang telah dikembangkan termasuk dalam kriteria sangat valid dan layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran matematika